Harga Minyak Mentah Ambruk Dihantam Lonjakan Produksi Global

Jum'at, 16 Juni 2017 - 09:53 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Ambruk Dihantam Lonjakan Produksi Global
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia pada awal perdagangan hari ini, Jumat (16/6/2017) ambruk mendekati posisi terendah dalam enam bulan. Banjir pasokan global memberikan tekanan kepada pasar minyak Internasional, meskipun Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memimpin kebijakan pengurangan produksi.

Seperti dilansir Reuters hari ini, harga minyak mentah berjangka Brent tercatat turun mencapai 6 sen atau 0,1% di level USD46,86 per barel pada pukul 00.45 GMT. Sementara harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) West Texas Intermediate (WTI) menyusut 8 sen yang setara dengan 0,2% menjadi USD44,38 per barel.

Harga patokan untuk keduanya telah mengalami pelemahan lebih dari 13% sejak akhir Mei, lalu ketika OPEC menegaskan janji mereka untuk memangkas produksi minyak sebesar 1,8 juta barel per hari (bpd). Bahkan kebijakan tersebut ditambah sembilan bulan sehingga akan tetap berjalan sampai akhir kuartal pertama tahun 2018.

Diperkirakan pelemahan harga minyak dunia masih berlanjut, saat langkah OPEC menjaga keseimbangan pasokan internasional mendapatkan perlawanan dari peningkatan produksi minyak AS. "Produksi minyak di Amerika Serikat lebih tinggi dan data tanker minyak menunjukkan pengiriman OPEC tetap kuat," kata bank ANZ.

Ekspor yang tinggi dan produksi dari negara lain, termasuk Rusia dan Amerika Serikat, juga berkontribusi terhadap banjir pasokan yang sedang berlangsung. Namun produsen top seperti Rusia yang bukan anggota OPEC turut berpartisipasi dalam kesepakatan.

Meski begitu ekspor mereka diperkirakan meningkat 61.2 juta ton minyak pada kuartal ketiga (sekitar 5 juta bpd) dibandingkan 60,5 juta ton di kuartal kedua, melalui jaringan pipa, berdasarkan sumber industri dan perhitungan Reuters. Tambah pengiriman kapal tanker Rusia serta total ekspor kemungkinan berada di atas 9 juta bpd.

Di Amerika Serikat, yang tidak berpartisipasi dalam kesepakatan untuk menahan produksi, produksi minyak telah meningkat lebih dari 10% tahun lalu menjadi 9,3 juta bpd dan administrasi informasi energi (EIA) mengharapkan angka itu meningkat melebihi 10 juta bpd pada tahun 2018.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
1 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
2 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
2 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
3 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara BRICS Terkuat...
5 Negara BRICS Terkuat di Tahun 2025 Versi Global Fire Power
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved