Harga Emas Antam Naik Lagi Iringi Emas Dunia
Kamis, 22 Juni 2017 - 09:04 WIB
Harga Emas Antam Naik Lagi Iringi Emas Dunia
A
A
A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini naik lagi meski tidak terlalu besar setelah kemarin juga menguat. Kondisi ini seiring dengan harga emas dunia.
Seperti dikutip dari Logammulia.com, Kamis (22/6/2017), harga jual emas Antam naik Rp1.000 menjadi Rp597.000/gram dari sebelumnya Rp596.000/gram. Sementara harga buyback juga naik tipis ke posisi Rp531.000/gram dari sebelumnya Rp530.000/gram.
Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.154.000 dengan harga per gram Rp577.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.713.000 dengan harga per gram Rp571.000. Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp2.272.000 dengan harga per gram Rp568.000.
Emas ukuran 5 gram sebesar Rp2.840.000 dengan harga per gram Rp568.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.605.000 dengan harga per gram Rp560.500. Harga emas 25 gram Rp13.875.000 dengan harga per gram Rp555.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp27.600.000 dengan harga per gram Rp552.000.
Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp55.025.000, dengan harga per gram Rp550.250. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp137.175.000, dengan harga per gram Rp548.700 dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp273.975.000 dengan harga per gram Rp547.950.
Dan harga emas Antam di Pulogadung dijual naik Rp1.000 ke posisi Rp587.000 per gram dan harga buyback naik ke level Rp531.000 per gram dari sebelumnya Rp531.000/gram. Harga emas Antam di Jakarta II berada di level Rp597.000 per gram atau naik dari posisi sebelumnya Rp596.000 per gram dan buyback naik Rp1.000 per gram jadi Rp531.000/gram.
Sementara itu, harga emas dunia naik etelah mencapai level terendah dalam lima minggu di sesi sebelumnya. Menguatnya harga emas ini seiring turunnya dolar AS.
Mengutip dari Reuters, Kamis (22/6/2017), harga emas naik terimbas hasil treasury yang melemah, mengurangi kekuatan USD. Harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi USD1,251.91 per ons.
Sementara, harga emas AS untuk pengiriman Agustus naik 0,6% ke level USD1,253.10 per ons. Hasil Treasury AS diratakan hampir 10 tahun terendah pada Rabu karena investor mengevaluasi dampak hawkish dari kebijakan Federal Reserve mengenai ekonomi bahkan saat inflasi.
Seperti dikutip dari Logammulia.com, Kamis (22/6/2017), harga jual emas Antam naik Rp1.000 menjadi Rp597.000/gram dari sebelumnya Rp596.000/gram. Sementara harga buyback juga naik tipis ke posisi Rp531.000/gram dari sebelumnya Rp530.000/gram.
Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.154.000 dengan harga per gram Rp577.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.713.000 dengan harga per gram Rp571.000. Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp2.272.000 dengan harga per gram Rp568.000.
Emas ukuran 5 gram sebesar Rp2.840.000 dengan harga per gram Rp568.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.605.000 dengan harga per gram Rp560.500. Harga emas 25 gram Rp13.875.000 dengan harga per gram Rp555.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp27.600.000 dengan harga per gram Rp552.000.
Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp55.025.000, dengan harga per gram Rp550.250. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp137.175.000, dengan harga per gram Rp548.700 dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp273.975.000 dengan harga per gram Rp547.950.
Dan harga emas Antam di Pulogadung dijual naik Rp1.000 ke posisi Rp587.000 per gram dan harga buyback naik ke level Rp531.000 per gram dari sebelumnya Rp531.000/gram. Harga emas Antam di Jakarta II berada di level Rp597.000 per gram atau naik dari posisi sebelumnya Rp596.000 per gram dan buyback naik Rp1.000 per gram jadi Rp531.000/gram.
Sementara itu, harga emas dunia naik etelah mencapai level terendah dalam lima minggu di sesi sebelumnya. Menguatnya harga emas ini seiring turunnya dolar AS.
Mengutip dari Reuters, Kamis (22/6/2017), harga emas naik terimbas hasil treasury yang melemah, mengurangi kekuatan USD. Harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi USD1,251.91 per ons.
Sementara, harga emas AS untuk pengiriman Agustus naik 0,6% ke level USD1,253.10 per ons. Hasil Treasury AS diratakan hampir 10 tahun terendah pada Rabu karena investor mengevaluasi dampak hawkish dari kebijakan Federal Reserve mengenai ekonomi bahkan saat inflasi.
(izz)
Lihat Juga :