Emas Dunia Turun, Harga Emas Antam Malah Naik
Selasa, 11 Juli 2017 - 08:41 WIB
Emas Dunia Turun, Harga Emas Antam Malah Naik
A
A
A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini naik setelah kemarin mengalami pelemahan. Kenaikan harga emas Antam hari ini terjadi saat emas dunia mengalami penurunan.
Seperti dikutip dari Logammulia.com, Selasa(11/7/2017) harga jual emas Antam naik tipis sebesar Rp1.000 menjadi Rp590.000/gram dari sebelumnya RpRp589.000/gram. Harga buyback juga naik ke posisi Rp521.000 per gram dari sebelumnya Rp520.000 per gram.
Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.140.000 dengan harga per gram Rp570.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.692.000 dengan harga per gram Rp564.000. Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp2.244.000 dengan harga per gram Rp561.000.
Emas ukuran 5 gram sebesar Rp2.805.000 dengan harga per gram Rp561.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.535.000 dengan harga per gram Rp553.500. Harga emas 25 gram Rp13.700.000 dengan harga per gram Rp548.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp27.250.000 dengan harga per gram Rp545.000.
Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp54.325.000 dengan harga per gram Rp543.250. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp135.425.000, dengan harga per gram Rp541.700 dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp270.475.000 dengan harga per gram Rp540.950.
Dan harga emas Antam di Pulogadung dijual ke posisi Rp580.000 per gram dan harga buyback Rp521.000/gram. Harga emas Antam di Jakarta II berada di level Rp590.00 per gram dan buyback menjadi Rp521.000/gram.
Seperti dilansir Reuters hari ini harga emas dunia menurun karena USD menguat setelah menyentuh posisi terendah dalam empat bulan terakhir. Di sesi sebelumnya, karena pasar menunggu isyarat dari Bank Sentral di jalur kenaikan suku bunga AS.
Hara emas di pasar spot turun 0,2% menjadi USD1.212,01 per ons pada pukul 00.43 GMT. Ini mencapai titik terendah di level USD1.204,45 per ons pada sesi sebelumnya, terendah sejak 15 Maret.
Sementara, harga emas AS untuk pengiriman Agustus naik 0,3% menjadi USD1.212,80 per ons. Pedagang menunggu pada Rabu dan Kamis kapan Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen akan berbicara dengan Kongres.
Seperti dikutip dari Logammulia.com, Selasa(11/7/2017) harga jual emas Antam naik tipis sebesar Rp1.000 menjadi Rp590.000/gram dari sebelumnya RpRp589.000/gram. Harga buyback juga naik ke posisi Rp521.000 per gram dari sebelumnya Rp520.000 per gram.
Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.140.000 dengan harga per gram Rp570.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.692.000 dengan harga per gram Rp564.000. Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp2.244.000 dengan harga per gram Rp561.000.
Emas ukuran 5 gram sebesar Rp2.805.000 dengan harga per gram Rp561.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.535.000 dengan harga per gram Rp553.500. Harga emas 25 gram Rp13.700.000 dengan harga per gram Rp548.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp27.250.000 dengan harga per gram Rp545.000.
Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp54.325.000 dengan harga per gram Rp543.250. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp135.425.000, dengan harga per gram Rp541.700 dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp270.475.000 dengan harga per gram Rp540.950.
Dan harga emas Antam di Pulogadung dijual ke posisi Rp580.000 per gram dan harga buyback Rp521.000/gram. Harga emas Antam di Jakarta II berada di level Rp590.00 per gram dan buyback menjadi Rp521.000/gram.
Seperti dilansir Reuters hari ini harga emas dunia menurun karena USD menguat setelah menyentuh posisi terendah dalam empat bulan terakhir. Di sesi sebelumnya, karena pasar menunggu isyarat dari Bank Sentral di jalur kenaikan suku bunga AS.
Hara emas di pasar spot turun 0,2% menjadi USD1.212,01 per ons pada pukul 00.43 GMT. Ini mencapai titik terendah di level USD1.204,45 per ons pada sesi sebelumnya, terendah sejak 15 Maret.
Sementara, harga emas AS untuk pengiriman Agustus naik 0,3% menjadi USD1.212,80 per ons. Pedagang menunggu pada Rabu dan Kamis kapan Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen akan berbicara dengan Kongres.
(izz)
Lihat Juga :