IHSG Dibuka Perkasa Ikuti Kenaikan Bursa Asia dan Global
Kamis, 20 Juli 2017 - 09:15 WIB
IHSG Dibuka Perkasa Ikuti Kenaikan Bursa Asia dan Global
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat 11,85 poin atau 0,20% ke angka 5.818,54. Di mana pada penutupan, Rabu (19/7/2017) IHSG terjerembab 15,66 poin atau 0,27% di level 5.806,69.
Pencapaian ini mengikuti lonjakan bursa saham Asia, yang didukung oleh rekor kenaikan saham global, didorong saham teknologi di AS, dan investor menunggu pertemuan bank sentral Jepang (BoJ) dan Eropa (ECB) terkait prospek kebijakan ekonomi mereka.
Indeks MSCI terluas di Asia-Pasifik di luar Jepang MIAPJ0000PUS menambahkan 0,15%, melayang mendekati level tertingginya sejak Desember 2007. Nikkei Jepang N225 naik 0,1%, saham Australia naik 0,3% dan KOSPI Korea Selatan menguat 0,15%.
Sementara itu, indeks saham utama Amerika Serikat (AS), Wall Street ditutup pada rekor tertinggi, didorong saham sektor teknologi, melampaui rekor lama meskipun keuntungan pada Dow Jones ditutupi penurunan tajam saham IBM.
Sektor teknologi S&P 500 SPLRCT memecahkan rekor penutupan tertinggi sebelumnya sejak Maret 2000 di tengah gelembung saham dot-com dan Y2K. Di mana sektor ini berkinerja terbaik dengan kenaikan 22,8%.
Dari bursa dalam negeri, seluruh sektor mengawali perdagangan dengan positif, mulai dari consumer, properti, keuangan, manufaktur hingga infrastruktur.
Adapun saham-saham yang mengalami kenaikan tertinggi, di antaranya MABA (Marga Abhinaya Abadi Tbk) naik 25%, BINA (Bank Ina Perdana Tbk) naik 16%, AGRS (Bank Agris Tbk) melonjak 54%.
Sementara saham mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan, antara lain KOIN (Kokoh Inti Arebama Tbk) 15%, PADI (Minna Padi Investama Sekuritas Tbk) turun 7%, dan OKAS (Ancora Indonesia Resources Tbk) 6%.
Pencapaian ini mengikuti lonjakan bursa saham Asia, yang didukung oleh rekor kenaikan saham global, didorong saham teknologi di AS, dan investor menunggu pertemuan bank sentral Jepang (BoJ) dan Eropa (ECB) terkait prospek kebijakan ekonomi mereka.
Indeks MSCI terluas di Asia-Pasifik di luar Jepang MIAPJ0000PUS menambahkan 0,15%, melayang mendekati level tertingginya sejak Desember 2007. Nikkei Jepang N225 naik 0,1%, saham Australia naik 0,3% dan KOSPI Korea Selatan menguat 0,15%.
Sementara itu, indeks saham utama Amerika Serikat (AS), Wall Street ditutup pada rekor tertinggi, didorong saham sektor teknologi, melampaui rekor lama meskipun keuntungan pada Dow Jones ditutupi penurunan tajam saham IBM.
Sektor teknologi S&P 500 SPLRCT memecahkan rekor penutupan tertinggi sebelumnya sejak Maret 2000 di tengah gelembung saham dot-com dan Y2K. Di mana sektor ini berkinerja terbaik dengan kenaikan 22,8%.
Dari bursa dalam negeri, seluruh sektor mengawali perdagangan dengan positif, mulai dari consumer, properti, keuangan, manufaktur hingga infrastruktur.
Adapun saham-saham yang mengalami kenaikan tertinggi, di antaranya MABA (Marga Abhinaya Abadi Tbk) naik 25%, BINA (Bank Ina Perdana Tbk) naik 16%, AGRS (Bank Agris Tbk) melonjak 54%.
Sementara saham mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan, antara lain KOIN (Kokoh Inti Arebama Tbk) 15%, PADI (Minna Padi Investama Sekuritas Tbk) turun 7%, dan OKAS (Ancora Indonesia Resources Tbk) 6%.
(dmd)