IHSG Sesi I Balik Menguat Saat Rupiah Terbebani

Senin, 24 Juli 2017 - 12:45 WIB
IHSG Sesi I Balik Menguat...
IHSG Sesi I Balik Menguat Saat Rupiah Terbebani
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi I perdagangan awal pekan hari ini balik menguat ke zona hijau, setelah sempat memerah pada sesi pembukaan. Kenaikan bursa saham Tanah Air, berbanding terbalik dengan rupiah yang masih terbebani.

Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi siang berada di posisi Rp13.315/USD atau sedikit menyusut dari posisi penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.312/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.310-Rp13.319/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, hingga sesi I berada pada level Rp13.314/USD atau melemah dari sebelumnya Rp13.313/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.312-Rp13.325/USD.

Sementara data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di zona hijau pada level Rp13.319/USD. Posisi ini menguat dari sesi sebelumnya di level Rp13.323/USD.

Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan tengah pekan bertambah 9,492 poin atau 0,16% ke level 5.774,91 dan tadi pagi bursa saham Tanah Air melemah 3,37 poin atau 0,06% menjadi 5.762,05. Pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air jatuh sebesar 59,78 yang setara dengan 1,03% ke level 5.765,42

Sektor saham bergerak pada jalur positif dipimpin kenaikan tertinggi keuangan 0.77% diikuti dengan infrastruktur meningkat 0,16%. Sedangkan cacatan negatif dicetak aneka industri yang kehilangan minus 0,79%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,43 triliun dengan 4,68 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp322,4 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,45 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,13 triliun. Tercatat 136 saham naik, 161 turun dan 126 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT MAP Boga Adiperkasa Tbk. (MAPB), PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) dan PT Astra International Tbk. (ASII).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Dolar AS Lagi Merana,...
Dolar AS Lagi Merana, Rupiah dan IHSG Kompakan Perkasa
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
Nilai Tukar Rupiah Menguat...
Nilai Tukar Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
6 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
7 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
7 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
8 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
8 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
9 jam yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved