Dua Sektor Tercatat Hambat Pertumbuhan Ekonomi Semester I/2017

Senin, 07 Agustus 2017 - 15:36 WIB
Dua Sektor Tercatat...
Dua Sektor Tercatat Hambat Pertumbuhan Ekonomi Semester I/2017
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada dua sektor yang menjadi sedikit penghambat bagi ekonomi Indonesia di semester I tahun 2017 yang tumbuh 5,01% (y-on-y). Sektor administrasi pemerintahan pada kuartal II tahun ini terlihat tumbuh negatif dengan -0,03%.

Kepala BPS Suhariyanto mengemukakan, pertumbuhan negatif pada sektor ini antara lain lantaran adanya pergeseran pembayaran gaji ke 13 yang dibayarkan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS). "Kalau dulu jatuh pada Juni triwulan II, kalau yang sekarang Juli masuknya triwulan III, dan akan tercermin nanti di konsumsi pemerintah," kata dia di kantornya, Senin (7/8/2017).

(Baca Juga: Ekonomi Indonesia Semester I/2017 Tumbuh 5,01% )

Kedua, sektor yang juga tumbuh minus yakni pengadaan listrik dan gas, yang tumbuh negatif -2,53%, dan kontribusinya untuk pengadaan listrik dan gas hanya 1,17% kepada Produk Domestik Bruto (PDB). "Kalau yang tadi administrasi pemerintah, kontribusinya 3,63%. Jadi meskipun tumbuh negatif, namun kontribusinya masih lumayan," ujar Suhariyanto.

Kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi tidak terlalu besar, jika dibandingkan dengan kontribusi industri dan pertanian. Sambung Ia menjelaskan industri dan pertanian memberikan sumbangan terbesar terhadap PDB, namun perkembangannya kurang menggembirakan.

Kontribusi Industri terhadap PDB sangat besar mencapai 20,26%. Tapi kalau dilihat perkembangan industri, diakuinya kurang menggembirakan yakni sebesar 3,54%. Posisi kedua yakni pertanian, sumbangannya 13,92%. Tapi kembali pertumbuhannya hanya 3,33%. Ketiga, perdagangan sumbangannya 13,03% dan ini tumbuh 3,78%

"Dalam posisi ideal harusnya industri bisa tumbuh tinggi sekali, sehingga dampakya akan berpengaruh banyak terhadap seluruh lapisan masyarakat dan bisa mengangkat pertumbuhan ekonomi kita," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Kalahkan Jepang dan...
Kalahkan Jepang dan Korsel, Pertumbuhan Ekonomi RI Naik 7,07%
Resmi, Pertumbuhan Ekonomi...
Resmi, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2021 Minus 0,74%
BPS: Indonesia Resmi...
BPS: Indonesia Resmi Resesi, Pertumbuhan Ekonomi Minus 3,49%
Ekonomi RI Tumbuh 7,07%...
Ekonomi RI Tumbuh 7,07% Tertinggi Sejak 2004
Mantap! Ekonomi Indonesia...
Mantap! Ekonomi Indonesia Kuartal III 2022 Tumbuh 5,72%
Berita Terkini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
13 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
50 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved