Bisnis Heli White Sky Aviation Sasar Wisman Singapura

Selasa, 08 Agustus 2017 - 01:12 WIB
Bisnis Heli White Sky...
Bisnis Heli White Sky Aviation Sasar Wisman Singapura
A A A
JAKARTA - PT White Sky Aviation bersama PT Bintan Aviation Investments menandatangani kesepakatan bersama penyediaan jasa angkutan helikopter untuk kepentingan transportasi antar destinasi Pariwisata yang ada di Kepulauan Riau. Destinasi Pariwisata yang ada di Kepulauan Bintan dan sekitarnya diharapkan mampu menarik wisatawan mancanegara (wisman) dari Singapura dan Johor (Malaysia) menuju Bintan.

"Saya kira ini kerja sama yang baik sekali, mengingat targetnya menarik wisatawan yang ada di Wilayah Johor dan Singapura," ujar Presiden Direktur PT White Sky Aviation, Denon Prawiraatmadja di Jakarta, Senin (7/8).

Lebih lanjut Ia menerangkan Bintan Investment Aviation akan menyiapkan lahan. Sedangkan Whiite Sky akan membangun lokasi helipad, termasuk menyiapkan angkutan transportasi helikopter dari dan menuju Singapura serta Johor.

Adapun transportasi helikopter tersebut dibandrol dengan biaya Rp6 juta hingga Rp8 juta dari Singapura tepatnya di kawasan Sentosa Island menuju Bintan. "Kurang lebih biayanya per sekali seat itu enam sampai delapan juta dengan waktu tempuh 40 menit," paparnya.

Denon menambahkan, selain jasa angkutan dengan tujuan pariwisata pihaknya juga telah menjajaki terbukanya pasar lain bisnis helikopter. "Ini bisa berkembang ke depannya, mengingat potensinya yang besar melalui jasa angkutan bisnis maupun jasa angkutan medik," ungkap dia.

"Perjanjian kerja sama ini juga merencanakan pembangunan Maintenance, Repair and Overhault untuk helikopter. Jadi kami berharap ini bisa terealisasi dengan lancar," sambungnya.

Sebagai tahap awal, White Sky Aviation akan menyiapkan pembangunan landasan yang akan dimulai per April tahun depan. Sementara, Direktur PT Bintan Investment Aviation, Michael Wudy mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai tahapan pembangunan dalam rangka menggaet turis asing ke Bintan.

Salah satunya dengan membangun bandara komersial di wilayah tersebut. Dia menyebutkan Bintan bakal menjadi titik destinasi pariwisata bagi turis asing terutama yang berada di wilayah ASEAN.

"Perjanjian kerja sama ini merupakan peluang, mengingat pemerintah juga menargetkan 20 juta wisatawan mancanegara. Sekitar 20% diantaranya berada di Kepulauan Riau dan sekitarnya," ungkap dia.

Mengenai besaran investasi, Wudy hanya menyebutkan pembangunan infrastruktur di kawasan Bintan masih diperlukan. Salah satunya melalui pembangunan bandara komersial Bintan. Terkait pembangunan bandara, Bintan Aviation Invesment pada 30 Juli 2017 telah meneken kesepahaman bersama mengenai pembangunan bandar udara serta fasilitas MRO senilai USD200 juta.

Pembangunan fasilitas bandara tersebut dilakukan bertahap dengan membangun bandara di atas lahan 1.500 hektare (ha) dengan panjang landasan 3000 meter. Persiapan kerja sama tersebut ditandai dengan nota kesepahaman antara Sriwijaya Group dengan PT Bintan Aviation Investmen yang merupakan bagian dari kelompok usaha Bintan Resort Cakrawala.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bersinergi dengan RS...
Bersinergi dengan RS Medistra, Whitesky Aviation Dukung Penanganan Covid-19
Kerjasama Operasionalisasi...
Kerjasama Operasionalisasi Helikopter Wisata Pulau Bali
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
Gerai Warteg Gate 37...
Gerai Warteg Gate 37 InJourney Airports Sukses Curi Perhatian Pengunjung INACRAFT 2026
IAS Meriahkan D-Futuro...
IAS Meriahkan D-Futuro Futurist Summit 2024 di Mall Kota Kasablanka
Menebar Kebaikan di...
Menebar Kebaikan di Hari Raya, Program TJSL InJourney Airports Sentuh Berbagai Wilayah Indonesia
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
1 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
1 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
3 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
4 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
4 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved