Penyaluran Kredit Bank Jatim Capai Rp30,74 Triliun

Senin, 21 Agustus 2017 - 14:06 WIB
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Jatim Capai Rp30,74 Triliun
A A A
SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) hingga Juli 2017 berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp30,74 triliun, naik 4,94% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sementara, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp45,11 triliun, naik 6,04% secara year on year (yoy).

Untuk total aset mencapai Rp54,67 triliun, naik 7,64% (yoy) serta laba sebelum pajak yang mengalami pertumbuhan menjadi Rp1,10 triliun, naik 30,33% (yoy). Untuk terus mendongkrak pertumbuhan, perseroan akan mengoptimalkan pasar potensial seperti sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Sektor UMKM masih menjadi portofolio nomor satu emiten berkode BJTM ini. "Penyaluran kredit ke UMKM berkontribusi lebih dari 80% dari total penyaluran kredit Bank Jatim," ujar Direktur Utama Bank Jatim, R Soeroso, Surabaya, Senin (21/8/2017).

Kinerja indikator keuangan yang baik ini juga ditopang rasio-rasio keuangan yang baik seperti return on equity (ROE) sebesar 22,91%, nett interest margin (NIM) sebesar 6,92%, return On asset (ROA) sebesar 3,75%, biaya operasional dibanding pendapatan operasional (BOPO) 63,95% serta loan to deposit ratio (LDR) 68,14%.

"Indikator kinerja perbankan kami mengalami pertumbuhan positif. Ini buah kerja keras semua elemen Bank Jatim, baik karyawan, menejemen, pemegang saham, maupun berbagai pihak yang terus mendukung Bank Jatim," tutur dia.

Di sisi lain, Gubernur Jatim Soekarwo akan memperkuat UMKM serta koperasi guna meningkatkan perekonomian. Orang nomor satu di provinsi Jatim itu menilai, penguatan koperasi dan UMKM merupakan bagian dari sistem ekonomi yang berkeadilan.

Menurutnya, jika Koperasi dan UMKM tidak berkembang atau bahkan mati, maka sistem perekonomian akan lemah. "Kami meminta perbankkan untuk peduli terhadap perkembangan para pelaku UMKM dan Koperasi. Salah satunya memperbesar kredit bagi sektor tersebut. Kemudian suku bunganya juga harus rendah," terangnya.

Koperasi dan UMKM memang menjadi andalan Jatim. Selain berkontribusi besar bagi PDRB Jatim, sektor tersebut terbukti mampu bertahan dan terus tumbuh meski situasi ekonomi global sedang lesu.

Pihaknya berharap, pasar dalam negeri harus dikuasai koperasi dan UMKM. "Jika UMKM dan koperasi tumbuh dan berkembang, maka suasana negara itu akan harmonis. Sebaliknya, jika koperasi dan UMKM lemah maka akan menimbulkan konflik sosial," tutur dia.

Data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim menunjukkan, jumlah koperasi dan UMKM selama 2016 terdapat 31.218 koperasi dengan anggota 7.623.830 orang. Jumlah ini diyakini akan terus bertambah mengingat kondisi perekonomian Jatim saat ini yang terus tumbuh membaik.

Hingga saat ini perekonomian Jatim telah ditopang oleh sekor UMKM sebesar 54,98%. Kontribusi koperasi dan UMKM tersebut terus merangkak naik seiring bertumbuhnya sektor usaha kecil.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Selama Triwulan I 2021,...
Selama Triwulan I 2021, Bank Jatim Bukukan Laba Bersih Rp448 Miliar
Triwulan III 2020, Bank...
Triwulan III 2020, Bank Jatim Cetak Laba Bersih Rp1,1 Triliun
Melaju Terus Tanpa Batas,...
Melaju Terus Tanpa Batas, Aset Bank Jatim Tembus Rp101 Triliun
Busrul Iman Resmi Jabat...
Busrul Iman Resmi Jabat Dirut Bank Jatim
Laba Bank Jatim Tembus...
Laba Bank Jatim Tembus Rp. 1 Triliun di Semester Satu
Bank Jatim Siapkan Capex...
Bank Jatim Siapkan Capex Rp300 Miliar di 2021
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
3 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
3 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
4 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
6 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
7 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
7 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved