USD Naik Tipis, Rupiah Dibuka Langsung Loyo

Rabu, 23 Agustus 2017 - 10:17 WIB
USD Naik Tipis, Rupiah...
USD Naik Tipis, Rupiah Dibuka Langsung Loyo
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka berbalik ambles setelah kemarin ditutup menguat cukup tajam. Pelemahan ini pada saat USD naik tipis terhadap beberapa mata uang lainnya.

Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi ini dibuka di level Rp13.342/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah tidak lebih baik dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.338/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, pada perdagangan hari ini, rupiah ambles ke posisi Rp13.349/USD. Rupiah terlihat memburuk dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp13.330/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada pukul pukul 10.10 WIB tampak semakin melemah ke level Rp13.351/USD dibanding sebelumnya di level Rp13.346/USD dengan kisaran level Rp13.328-Rp13.353/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, pagi ini dibuka pada level Rp13.338/USD atau membaik dari penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.344/USD. Namun, rupiah tampaknya mulai lesu ke level Rp13.344/USD pada pukul 10.10 WIB dengan kisaran harian Rp13.338-Rp13.346/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Rabu (23/8/2017), USD naik tipis terhadap beberapa mata uang pada hari ini setelah mendapat dorongan hari sebelumnya karena investor menyesuaikan posisi menjelang konferensi bank sentral global akhir pekan ini.

Indeks USD yang mengukur mata uangnya terhadap enam mata uang utama lainnya, naik tipis 0,1% menjadi 93,605 menambah kenaikan 0,5% dari hari sebelumnya.

USD telah meningkat kemarin karena euro terbebani oleh pembacaan yang lebih lemah dari perkiraan mengenai kepercayaan investor Jerman. "Jelang pertemuan di Jackson Hole, investor mulai mengurangi posisi short dolar mereka," kata Heng Koon How, kepala strategi pasar untuk United Overseas Bank di Singapura.

"Pasar mungkin akan masuk ke pola holding untuk saat ini, menjelang simposium Jackson Hole," imbuh dia.

USD terhadap yen naik tipis 0,1% menjadi 109,71, menarik lebih jauh dari level terendahnya dalam empat bulan di dekat 108,60 yang ditetapkan akhir pekan lalu.

Investor sedang menunggu pidato dari Ketua Fed Janet Yellen dan Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi pada Jumat di Jackson Hole, meskipun tidak diharapkan untuk mengumumkan pesan kebijakan baru.

Draghi juga akan memberikan pidato di Jerman pada Rabu. Euro turun 0,1% menjadi USD1,1748, bertahan di posisi defensif setelah kemarin turun 0,5%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
1 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
1 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
7 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
7 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
8 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
8 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved