Usai Cetak Rekor, IHSG Hari Ini Ditutup Melempem
Kamis, 24 Agustus 2017 - 16:44 WIB
Usai Cetak Rekor, IHSG Hari Ini Ditutup Melempem
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup melemah meninggalkan level 5.900 setelah kemarin menyentuh rekor baru. Bursa saham dalam negeri ditutup turun 19,91 poin setara 0,34% ke level 5.894,12 saat bursa saham Asia mayoritas menguat.
IHSG pada pembukaan tadi pagi turun 0,27 poin setara 0,00% ke level 5.913,75 dan pada pada perdagangan kemarin ditutup menguat tinggi hingga mencetak rekor dengan tambahan 33,73 poin setara 0,57% ke level 5.914,02.
Sektor saham dalam negeri hingga penutupan perdagangan hari ini mayoritas berada di jalur negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam konsumer yang turun 0,79% dan sektor yang menguat perdagangan dan industri dasar masing-masing menguat 0,54% dan 0,21%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,61 triliun dengan 14,58 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp561,57 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,90 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,34 triliun. Tercatat sebesar 169 saham menguat, 193 saham melemah dan 131 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) naik Rp590 menjadi Rp3.670, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik Rp250 menjadi Rp2.000, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp200 menjadi Rp71.300.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) turun Rp800 menjadi Rp2.700, PT Pelayaran Tamrin Samudra Tbk (TAMU) turun Rp420 menjadi Rp3.650, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) turun Rp60 menjadi Rp1.370.
Seperti dilansir CNBC, Kamis (24/8/2017), bursa saham Asia ditutup mayoritas menguat meski Wall Street kemarin ditutup melemah. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 0,42% atau 80,87 poin ke level 19.353,77.
Di Korea Selatan, Indeks Kospi menguat 0,40% atau 9,44 poin berakhir ke level 2.375,84. Sementara, di Australia, Indeks S&P/ASX 200 bertambah 0,15% atau 8,341 poin ke level 5.745,500, dengan kenaikan sektor material dan teknologi informasi menjadi pendorong utama.
Pasar daratan China ditutup melemah, dengan Shanghai Composite turun 0,48% atau 15,71 poin ke level 3.271,99 dan Shenzhen Composite turun 0,605% atau 11,51 poin ke level 1.890,48.
IHSG pada pembukaan tadi pagi turun 0,27 poin setara 0,00% ke level 5.913,75 dan pada pada perdagangan kemarin ditutup menguat tinggi hingga mencetak rekor dengan tambahan 33,73 poin setara 0,57% ke level 5.914,02.
Sektor saham dalam negeri hingga penutupan perdagangan hari ini mayoritas berada di jalur negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam konsumer yang turun 0,79% dan sektor yang menguat perdagangan dan industri dasar masing-masing menguat 0,54% dan 0,21%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,61 triliun dengan 14,58 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp561,57 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,90 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,34 triliun. Tercatat sebesar 169 saham menguat, 193 saham melemah dan 131 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) naik Rp590 menjadi Rp3.670, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik Rp250 menjadi Rp2.000, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp200 menjadi Rp71.300.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) turun Rp800 menjadi Rp2.700, PT Pelayaran Tamrin Samudra Tbk (TAMU) turun Rp420 menjadi Rp3.650, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) turun Rp60 menjadi Rp1.370.
Seperti dilansir CNBC, Kamis (24/8/2017), bursa saham Asia ditutup mayoritas menguat meski Wall Street kemarin ditutup melemah. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 0,42% atau 80,87 poin ke level 19.353,77.
Di Korea Selatan, Indeks Kospi menguat 0,40% atau 9,44 poin berakhir ke level 2.375,84. Sementara, di Australia, Indeks S&P/ASX 200 bertambah 0,15% atau 8,341 poin ke level 5.745,500, dengan kenaikan sektor material dan teknologi informasi menjadi pendorong utama.
Pasar daratan China ditutup melemah, dengan Shanghai Composite turun 0,48% atau 15,71 poin ke level 3.271,99 dan Shenzhen Composite turun 0,605% atau 11,51 poin ke level 1.890,48.
(izz)
Lihat Juga :