IHSG Hari Ini Ditutup Menghijau Saat Bursa Asia Mixed
Selasa, 05 September 2017 - 16:41 WIB
IHSG Hari Ini Ditutup Menghijau Saat Bursa Asia Mixed
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir di zona hijau setelah pada sesi siang tadi sempat parkir di zona merah. IHSG sore ini ditutup menguat dengan ketambahan 16,24 poin setara 0,28% ke level 5.829,98.
IHSG pada perdagangan sesi I siang tadi tercatat kehilangan 18,69 poin yang setara 0,32% ke level 5.795,05 setelah pagi tadi dibuka menguat 17,35 poin atau 0,30% ke level 5.831,09. Kemarin, IHSG ditutup anjlok usai kehilangan 50,32 poin atau setara dengan 0,86% ke level 5.813,74.
Sektor saham dalam negeri mayoritas menguat dengan sektor pertambangan naik tertinggi sebesar 1,63% dan sektor yang melemah terdalam yaitu properti yang melemah 0,70%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp5,76 triliun dengan 10,17 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp509,33 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,16 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,65 triliun. Tercatat sebesar 153 saham menguat, 192 saham melemah dan 118 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp100 menjadi Rp3.200, PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (BOLD) bertambah Rp95 menjadi Rp640, dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) naik Rp90 menjadi Rp1.350.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp925 menjadi Rp66.100, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp300 menjadi Rp11.700, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp100 menjadi Rp1.885.
Seperti dilansir CNBC, Selasa (5/9/2017), bursa saham Asia ditutup mixed dan cukup hati-hati sepanjang perdagangan hari ini setelah saham tersandung dan investor beralih ke aset safe haven di belakang uji coba nuklir Korea Utara baru-baru ini.
Di Jepang Indeks Nikkei 225 turun 0,63% atau 122,44 poin ke level 19.385,81 dan di Korea Selatan, Indeks Kospi sedikit membalikkan kenaikan sebelumnya, melemah 0,13% ke level 2,326.62, setelah ditutup turun lebih dari 1% pada sesi sebelumnya.
Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 ditutup cukup tinggi, merayap naik 0,07% ke level 5,706, dengan sektor utilitas jatuh namun diimbangi kenaikan saham emas.
Sementara di daratan China, Shanghai Composite naik 0,16% atau 5,54 poin ke level 3.385,12 dan Shenzhen Composite lebih tinggi 0,204% atau 4,01 poin ke level 1.972,13.
IHSG pada perdagangan sesi I siang tadi tercatat kehilangan 18,69 poin yang setara 0,32% ke level 5.795,05 setelah pagi tadi dibuka menguat 17,35 poin atau 0,30% ke level 5.831,09. Kemarin, IHSG ditutup anjlok usai kehilangan 50,32 poin atau setara dengan 0,86% ke level 5.813,74.
Sektor saham dalam negeri mayoritas menguat dengan sektor pertambangan naik tertinggi sebesar 1,63% dan sektor yang melemah terdalam yaitu properti yang melemah 0,70%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp5,76 triliun dengan 10,17 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp509,33 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,16 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,65 triliun. Tercatat sebesar 153 saham menguat, 192 saham melemah dan 118 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp100 menjadi Rp3.200, PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (BOLD) bertambah Rp95 menjadi Rp640, dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) naik Rp90 menjadi Rp1.350.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp925 menjadi Rp66.100, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp300 menjadi Rp11.700, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp100 menjadi Rp1.885.
Seperti dilansir CNBC, Selasa (5/9/2017), bursa saham Asia ditutup mixed dan cukup hati-hati sepanjang perdagangan hari ini setelah saham tersandung dan investor beralih ke aset safe haven di belakang uji coba nuklir Korea Utara baru-baru ini.
Di Jepang Indeks Nikkei 225 turun 0,63% atau 122,44 poin ke level 19.385,81 dan di Korea Selatan, Indeks Kospi sedikit membalikkan kenaikan sebelumnya, melemah 0,13% ke level 2,326.62, setelah ditutup turun lebih dari 1% pada sesi sebelumnya.
Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 ditutup cukup tinggi, merayap naik 0,07% ke level 5,706, dengan sektor utilitas jatuh namun diimbangi kenaikan saham emas.
Sementara di daratan China, Shanghai Composite naik 0,16% atau 5,54 poin ke level 3.385,12 dan Shenzhen Composite lebih tinggi 0,204% atau 4,01 poin ke level 1.972,13.
(izz)
Lihat Juga :