IHSG Makin Ambruk, Rupiah Sesi I Terus Bergerak Menguat
Kamis, 07 September 2017 - 12:33 WIB
IHSG Makin Ambruk, Rupiah Sesi I Terus Bergerak Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi perdagangan siang hari ini tercatat semakin memburuk setelah tadi pagi dibuka negatif. Kondisi ini di tengah semakin menguatnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).
Bursa saham Tanah Air pada perdagangan siang ini kehilangan 10,35 poin setara 0,18% ke level 5.813,79 setelah pagi tadi dibuka dibuka naik 3,04 poin setara 0,05% ke level 5,827,18. Kemarin, IHSG ditutup berkurang 5,84 poin atau setara 0,10% ke level 5.824,14.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini mayoritas berada di jalur negatif dengan sektor aneka industri turun terdalam sebesar 1,70% dan sektor yang naik tertinggi adalah industri dasar yang naik 0,33%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,18 miliar dengan 3,48 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp246,35 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp815,99 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp569,63 miliar. Tercatat 163 saham naik, 147 saham turun dan 120 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS).
Di sisi lain pada pasar mata uang, menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I semakin menguat ke level Rp13.323/USD dibanding penutupan kemarin di level Rp13.337/USD dengan kisaran level Rp13.320-Rp13.336/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.324/USD atau menguat dari penutupan kemarin yang berada di posisi Rp13.333/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.322-Rp13.335/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini juga semakin bergerak menguat ke level Rp13.321/USD dibandingkan penutupan kemarin di level Rp13.330/USD .
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.331/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.337/USD.
Bursa saham Tanah Air pada perdagangan siang ini kehilangan 10,35 poin setara 0,18% ke level 5.813,79 setelah pagi tadi dibuka dibuka naik 3,04 poin setara 0,05% ke level 5,827,18. Kemarin, IHSG ditutup berkurang 5,84 poin atau setara 0,10% ke level 5.824,14.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini mayoritas berada di jalur negatif dengan sektor aneka industri turun terdalam sebesar 1,70% dan sektor yang naik tertinggi adalah industri dasar yang naik 0,33%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,18 miliar dengan 3,48 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp246,35 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp815,99 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp569,63 miliar. Tercatat 163 saham naik, 147 saham turun dan 120 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS).
Di sisi lain pada pasar mata uang, menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I semakin menguat ke level Rp13.323/USD dibanding penutupan kemarin di level Rp13.337/USD dengan kisaran level Rp13.320-Rp13.336/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.324/USD atau menguat dari penutupan kemarin yang berada di posisi Rp13.333/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.322-Rp13.335/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini juga semakin bergerak menguat ke level Rp13.321/USD dibandingkan penutupan kemarin di level Rp13.330/USD .
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.331/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.337/USD.
(izz)
Lihat Juga :