Melompat 130 Poin, Rupiah Awal Pekan Dibuka Makin Tangguh

Senin, 11 September 2017 - 10:15 WIB
Melompat 130 Poin, Rupiah...
Melompat 130 Poin, Rupiah Awal Pekan Dibuka Makin Tangguh
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan hari ini kembali naik tinggi dibanding posisi penutupan akhir pekan kemarin, bahkan makin mantap meninggalkan level Rp13.200/USD. Kondisi penguatan rupiah pagi ini terjadi saat euro dan yen sedikit melemah terhadap USD.

Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi ini dibuka di level Rp13.154/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat tajam dari posisi sebelumnya di level Rp13.284/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, pagi ini dibuka pada level Rp13.187/USD atau stabil dari penutupan sebelumnya Rp13.185/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB bergerak menguat tajam ke level Rp13.148/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran harian Rp13.126-Rp13.189/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah dibuka pada level Rp13.198/USD atau naik tipis dari posisi sebelumnya di level Rp13.200/USD. Namun, pada pukul 10.06 WIB rupiah bergerak ke level Rp13.130/USD dengan kisaran level Rp13.082-Rp13.200/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, pada perdagangan hari ini, rupiah berada pada level Rp13.134/USD. Kondisi ini tercatat menguat dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.242/USD.

Seperti dilansir Reuters, Senin (11/9/2017), USD tertahan di awal perdagangan Asia hari ini, menarik diri dari posisi terendahnya pekan lalu melawan saingan utamanya setelah akhir pekan berlalu tanpa adanya peluncuran rudal oleh Korea Utara.

USD terhadap yen bertambah 0,5% ke level 108,38 yen, bergerak menjauh dari titik terendahnya dalam 10 bulan di posisi 107,32. Yen cenderung mendapat keuntungan selama masa ketidakpastian ekonomi dan politik.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama naik 0,2% ke level 91,524, setelah meluncur ke level terendah dalam 2,5 tahun di posisi 91.011 pada Jumat kemarin.

Euro terhadap USD juga tercatat turun 0,2% ke level 1,2015, setelah naik setinggi level 1,2092 pada Jumat pekan kemarin, paling tinggi sejak Januari 2015. Euro telah menguat lebih dari 14% terhadap USD sepanjang 2017, di jalur untuk kinerja tahunan terbaiknya dalam 14 tahun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
2 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
2 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
3 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
4 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
5 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved