IHSG Parkir di Zona Merah, Rupiah Sesi I Sedikit Membaik
Jum'at, 15 September 2017 - 12:11 WIB
IHSG Parkir di Zona Merah, Rupiah Sesi I Sedikit Membaik
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini sedikit membaik dibanding penutupan kemarin. Kondisi ini di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I parkir ke zona merah.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.233/USD atau membaik dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.249/USD dengan kisaran level Rp13.213-Rp13.267/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.241/USD atau lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.251/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.227-Rp13.270/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini ke level Rp13.240/USD atau menguat tipis dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp13.245/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.261/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah melemah cukup dalam dari posisi sebelumnya di level Rp13.239/USD.
Di sisi lain, IHSG siang ini parkir melemah sebesar 16,08 poin setara 0,27% ke level 5.835,92 setelah tadi pagi menguat tipis atau hanya 1,90 poin setara dengan 0,03% ke level 5.853,91. Kemarin, IHSG ditutup naik 6,27 poin setara 0,11% kelevel 5.852.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini mayoritas melemah dengan sektor pertambangan dan perkebunan melemah terdalam masing-masing 1,56% dan 1,55%. Sementara, sektor yang naik tertinggi industri dasar yang naik 1,06%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,54 miliar dengan 4,71 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing mencapai Rp149,42 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp664,22 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp813,65 miliar. Tercatat 125 saham naik, 156 saham turun dan 124 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Matahari department Store Tbk (LPPF), PT Barito pacific Tbk (BRPT), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL).
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.233/USD atau membaik dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.249/USD dengan kisaran level Rp13.213-Rp13.267/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.241/USD atau lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.251/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.227-Rp13.270/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini ke level Rp13.240/USD atau menguat tipis dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp13.245/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.261/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah melemah cukup dalam dari posisi sebelumnya di level Rp13.239/USD.
Di sisi lain, IHSG siang ini parkir melemah sebesar 16,08 poin setara 0,27% ke level 5.835,92 setelah tadi pagi menguat tipis atau hanya 1,90 poin setara dengan 0,03% ke level 5.853,91. Kemarin, IHSG ditutup naik 6,27 poin setara 0,11% kelevel 5.852.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini mayoritas melemah dengan sektor pertambangan dan perkebunan melemah terdalam masing-masing 1,56% dan 1,55%. Sementara, sektor yang naik tertinggi industri dasar yang naik 1,06%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,54 miliar dengan 4,71 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing mencapai Rp149,42 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp664,22 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp813,65 miliar. Tercatat 125 saham naik, 156 saham turun dan 124 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Matahari department Store Tbk (LPPF), PT Barito pacific Tbk (BRPT), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL).
(izz)
Lihat Juga :