Green Waste, Konsep Pengelolaan Sampah bagi Hunian Vertikal

Senin, 18 September 2017 - 13:45 WIB
Green Waste, Konsep...
Green Waste, Konsep Pengelolaan Sampah bagi Hunian Vertikal
A A A
JAKARTA - Pengelolaan sampah sampai saat ini masih menjadi masalah pelik yang dihadapi oleh kota-kota besar, termasuk Jakarta. Saat ini, jumlah sampah di Jakarta yang masuk ke tempat pembuangan akhir sampah di Bantar Gebang mencapai 6.000 ton hingga 7.000 ton per hari.

Terkait hal itu, Inner City Management (ICM), perusahaan pengelola apartemen di bawah naungan Agung Podomoro Grup berupaya membantu pemerintah daerah dalam menekan jumlah sampah yang masuk ke Bantar Gebang. Salah satunya dengan menerapkan pengelolaan sampah terpadu di setiap apartemen yang dikelolanya melalui program Green Waste.

Saat ini sudah ada 8 apartemen yang dikelola ICM menerapkan Green Waste, yakni Superblok Podomoro City, Kalibata City, Green Bay Pluit, Green Lake Sunter, Sudirman Park Apartement, CBD Pluit, Rusunawa Daan Mogot dan Vimala Hills Gadog-Bogor.

Direktur ICM Bambang Setiobudi mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menerapkan Green Waste di seluruh apartemen yang dikelolanya. Pengelolaan sampah yang baik ini, lanjut Bambang, merupakan bagian dari layanan yang diberikan ICM kepada para pemilik apartemen.

Menurut Bambang, yang dalam waktu dekat ini akan diterapkan Green Waste adalah Marina Mediterania Residences, Ancol-Jakarta Utara. "Parahayangan Residences Bandung juga mau dan sudah minta, tinggal kami survei," kata Bambang dalam keterangan kepada SINDOnews, Senin (18/9/2017).

Koordinator Estate and Green Waste ICM, Kadek Biantara menambahkan, konsep yang diterapkan dalam pengelolaan sampah oleh ICM menganut konsep 4R, yaitu Reuse, Reduce, Recycle dan Replant. Konsep tersebut diterapkan bersama-sama dengan 4G yaitu Green City, Green Waste, Green Water dan Green Energy.

Menurutnya, konsep tersebut memiliki banyak manfaat bagi pengelola apartemen dalam mengurangi sampah. Misalnya saja di Superblok Podomoro City di Jalan S. Parman Jakarta Barat yang sudah menerapkan konsep ini.

Di kawasan ini terdapat 14 tower apartemen yang terdiri dari 8.600 unit apartemen dan 130 ruko. Dari jumlah itu, sampah yang dihasilkan mencapai 600 kubik. Dengan adanya program ini, sampah tersebut dapat ditekan menjadi separuhnya.

Manfaat lainnya yakni bisa memberikan pekerjaan kepada para pemulung yang bertugas untuk memilah sampah organik dan anorganik. Dimana seluruh hasil pemilahan sampah anorganik, seperti plastik dijual oleh pemulung kepada pengepul untuk kemudian diolah menjadi produk daur ulang. Adapun uang yang dihasilkan dari penjualan tersebut seluruhnya diberikan kepada pemulung.

Sedangkan untuk sampah organik diolah menjadi kompos padat, kompos cair, dan gas metana. Kompos padat dapat digunakan untuk pupuk tanaman di lingkungan apartemen maupun diberikan kepada warga yang berada di sekitar apartemen.

"Kompos ini juga kami kirimkan untuk kantor kelurahan dan Kecamatan setempat. Bahkan ada juga perusahaan yang bergerak di bidang landscape membeli dari kami," kata Kadek.

Sedangkan untuk gas metana, karena skalanya masih kecil, maka baru dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak di dapur TPS. "Teknologi pengolahan sampah organik menjadi gas metana ini cukup sederhana, kami datang untuk melihat dan mempelajari dan memodifikasi dari beberapa tempat yang sudah membuat dan menjalaninya," tutur Kadek.

Menurut Kadek, biaya untuk membuat TPS yang menerapkan Green Waste seperti ini tidaklah mahal, yakni berkisar Rp100 juta, tergantung dari luas lahan dan kebutuhannya.

"Konsep pengelolaan sampah yang kami buat ini sangat sederhana tetapi bermanfaat besar bagi para pemulung, penghuni apartemen dan warga sekitar untuk memberikan contoh nyata dalam menjaga kebersihan," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Manfaatkan Subsidi PPN...
Manfaatkan Subsidi PPN DTP 50%, Podomoro City Deli Medan Tawarkan Kondominium dan Apartemen Premium
Kolaborasi dengan Famika,...
Kolaborasi dengan Famika, Bukit Podomoro Jakarta Jamin Kemudahan Akses Internet
Stimulus Daya Beli Masyarakat,...
Stimulus Daya Beli Masyarakat, Bukit Podomoro Jakarta Inisiasi Semarak Pesta KPR 2022
Hadirkan Apartemen Premium...
Hadirkan Apartemen Premium Terintegrasi, Podomoro City Deli Medan Tingkatkan Produktivitas Penghuni
Bukit Podomoro Jakarta...
Bukit Podomoro Jakarta Resmikan Show Unit Berspesifikasi Tinggi dan Berkualitas
Pimpin Pengembangan...
Pimpin Pengembangan Wilayah Sunrise Baru di Selatan Jakarta, Ini yang Dilakukan Agung Podomoro
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved