Bursa Asia Variatif, IHSG Dibuka Makin Kokoh ke Level 5.916
Senin, 02 Oktober 2017 - 09:15 WIB
Bursa Asia Variatif, IHSG Dibuka Makin Kokoh ke Level 5.916
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini menguat lagi sebesar 16,11 poin setara 0,27% ke level 5.916,96. IHSG pagi ini dibuka menguat ketika bursa utama Asia mixed alias variatif.
Sementara, pada perdagangan akhir pekan kemarin IHSG mampu menguat cukup tajam hingga 59,81 poin atau setara dengan 1,02% ke level 5.900,85.
Sektor saham dalam negeri semuanya berada di jalur hijau dengan sektor konsumer menguat tertinggi sebesar 0,85% disusul sektor pertambangan yang naik 0,84%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp18 miliar dengan 5 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing mencapai Rp869,70 juta dengan aksi jual asing sebesar Rp13,32 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp14,19 miliar. Tercatat 28 saham naik, 4 saham turun dan 13 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp250 menjadi Rp20.550, PT Univeler Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp225 menjadi Rp49.200, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp150 menjadi Rp19.050.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun Rp10 menjadi Rp1.985, PT XL Axiata Tbk (EXCL) melemah Rp10 menjadi Rp3.730, dan PT PP Properti Tbk (PPRO) melemah Rp2 menjadi Rp204.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC hari ini, bursa saham Asia dibuka mixed alias variatif. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 0,1% ke level 20.374,36 pada awal perdagangan. Indeks Topix diperdagangkan lebih rendah atau turun 0,05% ke level 1.673,96.
Sebelum membuka pasar, Bank of Japan merilis hasil survei "Tankan" yang menunjukkan kepercayaan bisnis di antara produsen besar di Jepang meningkat dalam tiga bulan dari survei sebelumnya pada Juni. Angka utama berada di posisi plus 22 pada survei September, dibanding kenaikan 17 Juni.
Namun, pembacaan tersebut diperkirakan akan berlanjut ke angka plus 19 selama tiga bulan ke depan. Angka tersebut berasal dari mengambil perbedaan antara mereka yang menemukan kondisi bisnis yang menguntungkan dan mereka yang menganggapnya tidak menguntungkan. Pembacaan positif menunjukkan lebih banyak bisnis menemukan kondisi yang menguntungkan.
Di Australia, Indeks ASX 200 diperdagangkan naik 1,11% ke level 5.744,70 pada perdagangan pagi ini. Saham perbankan utama naik dengan saham ANZ naik 1,08%, saham Commonwealth Bank menguat 1,49%, saham Westpac naik 1,25% dan National Australia Bank naik 0,92%.
Pasar di China ditutup karena adanya festival pertengahan musim gugur dan hari nasional, sementara pasar Korea Selatan juga ditutup untuk "liburan sementara". Pasar di Hong Kong dan India juga ditutup hari ini.
Sementara, pada perdagangan akhir pekan kemarin IHSG mampu menguat cukup tajam hingga 59,81 poin atau setara dengan 1,02% ke level 5.900,85.
Sektor saham dalam negeri semuanya berada di jalur hijau dengan sektor konsumer menguat tertinggi sebesar 0,85% disusul sektor pertambangan yang naik 0,84%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp18 miliar dengan 5 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing mencapai Rp869,70 juta dengan aksi jual asing sebesar Rp13,32 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp14,19 miliar. Tercatat 28 saham naik, 4 saham turun dan 13 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp250 menjadi Rp20.550, PT Univeler Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp225 menjadi Rp49.200, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp150 menjadi Rp19.050.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun Rp10 menjadi Rp1.985, PT XL Axiata Tbk (EXCL) melemah Rp10 menjadi Rp3.730, dan PT PP Properti Tbk (PPRO) melemah Rp2 menjadi Rp204.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC hari ini, bursa saham Asia dibuka mixed alias variatif. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 0,1% ke level 20.374,36 pada awal perdagangan. Indeks Topix diperdagangkan lebih rendah atau turun 0,05% ke level 1.673,96.
Sebelum membuka pasar, Bank of Japan merilis hasil survei "Tankan" yang menunjukkan kepercayaan bisnis di antara produsen besar di Jepang meningkat dalam tiga bulan dari survei sebelumnya pada Juni. Angka utama berada di posisi plus 22 pada survei September, dibanding kenaikan 17 Juni.
Namun, pembacaan tersebut diperkirakan akan berlanjut ke angka plus 19 selama tiga bulan ke depan. Angka tersebut berasal dari mengambil perbedaan antara mereka yang menemukan kondisi bisnis yang menguntungkan dan mereka yang menganggapnya tidak menguntungkan. Pembacaan positif menunjukkan lebih banyak bisnis menemukan kondisi yang menguntungkan.
Di Australia, Indeks ASX 200 diperdagangkan naik 1,11% ke level 5.744,70 pada perdagangan pagi ini. Saham perbankan utama naik dengan saham ANZ naik 1,08%, saham Commonwealth Bank menguat 1,49%, saham Westpac naik 1,25% dan National Australia Bank naik 0,92%.
Pasar di China ditutup karena adanya festival pertengahan musim gugur dan hari nasional, sementara pasar Korea Selatan juga ditutup untuk "liburan sementara". Pasar di Hong Kong dan India juga ditutup hari ini.
(izz)
Lihat Juga :