IHSG Berakhir Makin Semringah Saat Bursa Asia Mayoritas Menguat
Senin, 02 Oktober 2017 - 16:36 WIB
IHSG Berakhir Makin Semringah Saat Bursa Asia Mayoritas Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini semakin anteng di atas level 5.900 dengan menguat 13,18 poin setara 0,22% ke level 5.914,03. Kondisi IHSG sore ini di tengah mayoritas bursa saham Asia menguat.
IHSG siang tadi semakin menguat dengan naik 20,21 poin atau setara dengan 0,34% ke level 5.921,07 ketika tadi pagi naik 16,11 poin setara 0,27% ke level 5.916,96. Akhir pekan kemarin, IHSG menguat cukup tajam hingga 59,81 poin atau setara dengan 1,02% ke level 5.900,85.
Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas di jalur hijau dengan sektor konsumer menguat tertinggi sebesar 1,45% dan sektor yang melemah terdalam yaitu pertambangan yang melemah 1,65%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,83 triliun dengan 7,23 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,59 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp3,13 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,72 triliun. Tercatat sebesar 146 saham menguat, 197 saham melemah dan 124 saham stagnan.
Saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) naik Rp190 menjadi Rp965, PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA) naik Rp105 menjadi Rp595, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menguat Rp100 menjadi Rp6.100.
Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp1.025 menjadi Rp64.775, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) berkurang Rp250 menjadi Rp3,320, dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) turun Rp70 menjadi Rp3.500.
Seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia diperdagangkan mayoritas menguat setelah tadi pagi dibuka juga di jalur mixed. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 44,50 poin atau 0,22% ke level 20.400,78, Indeks Topix turun 1,13 poin atau 0,07% menjadi 1.673,62.
Saham produsen mobil Jepang Nissan ditutup turun 2,69% setelah sebelumnya mengatakan bahwa mereka tidak dapat menjual beberapa kendaraan barunya karena beberapa pemeriksaan dalam proses pemeriksaan akhir kendaraan dilakukan oleh teknisi yang tidak memenuhi syarat.
Sebelum bursa saham dibuka, Bank of Japan merilis hasil survei "Tankan" yang menunjukkan kepercayaan bisnis di antara produsen besar di Jepang meningkat dalam tiga bulan dari survei sebelumnya pada
Di Australia, Indeks ASX 200 ditutup naik 47,69 poin atau 0,84% ke level 5.729,30. Saham perbankan utama naik, dengan saham ANZ ditutup naik 1,01%, saham Commonwealth Bank menguat 1,45%, saham Westpac melonjak 1,07%, dan saham National Australia Bank juga menguat 0,73%.
Indeks SET Thailand diperdagangkan menguat 1% ke level 1.689,93 di sore hari, melayang mendekati level yang tidak terlihat sejak 1993. Sementara, pasar saham China ditutup karena adanya festival pertengahan musim gugur dan hari nasional, pasar Korea Selatan juga ditutup untuk "liburan sementara". Pasar saham di Hong Kong dan India yang juga ditutup.
IHSG siang tadi semakin menguat dengan naik 20,21 poin atau setara dengan 0,34% ke level 5.921,07 ketika tadi pagi naik 16,11 poin setara 0,27% ke level 5.916,96. Akhir pekan kemarin, IHSG menguat cukup tajam hingga 59,81 poin atau setara dengan 1,02% ke level 5.900,85.
Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas di jalur hijau dengan sektor konsumer menguat tertinggi sebesar 1,45% dan sektor yang melemah terdalam yaitu pertambangan yang melemah 1,65%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,83 triliun dengan 7,23 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,59 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp3,13 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,72 triliun. Tercatat sebesar 146 saham menguat, 197 saham melemah dan 124 saham stagnan.
Saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) naik Rp190 menjadi Rp965, PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA) naik Rp105 menjadi Rp595, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menguat Rp100 menjadi Rp6.100.
Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp1.025 menjadi Rp64.775, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) berkurang Rp250 menjadi Rp3,320, dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) turun Rp70 menjadi Rp3.500.
Seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia diperdagangkan mayoritas menguat setelah tadi pagi dibuka juga di jalur mixed. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 44,50 poin atau 0,22% ke level 20.400,78, Indeks Topix turun 1,13 poin atau 0,07% menjadi 1.673,62.
Saham produsen mobil Jepang Nissan ditutup turun 2,69% setelah sebelumnya mengatakan bahwa mereka tidak dapat menjual beberapa kendaraan barunya karena beberapa pemeriksaan dalam proses pemeriksaan akhir kendaraan dilakukan oleh teknisi yang tidak memenuhi syarat.
Sebelum bursa saham dibuka, Bank of Japan merilis hasil survei "Tankan" yang menunjukkan kepercayaan bisnis di antara produsen besar di Jepang meningkat dalam tiga bulan dari survei sebelumnya pada
Di Australia, Indeks ASX 200 ditutup naik 47,69 poin atau 0,84% ke level 5.729,30. Saham perbankan utama naik, dengan saham ANZ ditutup naik 1,01%, saham Commonwealth Bank menguat 1,45%, saham Westpac melonjak 1,07%, dan saham National Australia Bank juga menguat 0,73%.
Indeks SET Thailand diperdagangkan menguat 1% ke level 1.689,93 di sore hari, melayang mendekati level yang tidak terlihat sejak 1993. Sementara, pasar saham China ditutup karena adanya festival pertengahan musim gugur dan hari nasional, pasar Korea Selatan juga ditutup untuk "liburan sementara". Pasar saham di Hong Kong dan India yang juga ditutup.
(izz)
Lihat Juga :