Mendag Ungkap Penyebab Minimarket Dekat Pasar Tradisional

Rabu, 04 Oktober 2017 - 12:16 WIB
Mendag Ungkap Penyebab...
Mendag Ungkap Penyebab Minimarket Dekat Pasar Tradisional
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengakui, pembangunan minimarket yang berdekatan dengan pasar tradisional, perlahan akan menggerus daya saing pasar tradisional. Namun, bukannya dihentikan, keberadaannya justru semakin menjamur di berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, saat ini jumlah gerai modern di Indonesia mencapai 30 ribuan unit. Keberadaan keduanya yang berdekatan karena izin pendirian gerai ritel modern dikeluarkan saat menjelang pemilihan kepada daerah (Pilkada) atau berakhirnya Pilkada.

Jadi, penerbitan izin tersebut dijadikan alat untuk memuluskan jalan menuju Pilkada. "Kalau dari sisi aturan, pembangunannya tidak boleh berdekatan (antara minimarket dan pasar tradisional). Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa di mulut pasar tradisional, sebelah kiri Alfamart sebelah kanan Indomaret. Izin itu dikeluarkan saat menjelang Pilkada atu berakhirnya Pilkada," tuturnya di Museum Nasional, Jakarta, Rabu (4/10/2017).

Namun, lanjut mantan Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) ini, minimarket tersebut tidak mungkin untuk dibongkar. Selain karena bentuk keniscayaan, minimarket juga menjadi bagian pelayanan masyarakat.

Selain itu, minimarket juga memberikan pekerjaan untuk banyak orang. Minimal, satu minimarket mempekerjakan 10 ribu orang.

Jika minimarket tersebut digusur, maka ada sekitar 300 ribu orang yang kehilangan pekerjaan. "Kita tidak mungkin minta itu dibongkar, karena di sisi lain itu satu keniscayaan yang tidak mungkin kita hentikan dan jadi bagian pelayanan masyarakat," tambah dia.

Sebab itu, Enggar mengaku akan mencarikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. "Pak Menko sudah menugaskan kepada saya untuk memetakan dulu dan mencarikan solusi, dan sudah didengar sendiri agar segera kita keluarkan peraturan," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
Kolaborasi Menciptakan...
Kolaborasi Menciptakan Toko Ritel Lebih dari Sekadar Tempat Belanja
Merapat Bunda! 24.000...
Merapat Bunda! 24.000 Botol Minyakita Segera Dijual di Minimarket dan Supermarket DKI
Pemilu 2024 Tak Berdampak...
Pemilu 2024 Tak Berdampak Signifikan ke Pasar Ritel Modern, Apa Sebabnya?
Bersaing tapi Selalu...
Bersaing tapi Selalu Dekat, Ini 4 Fakta Unik Indomaret dan Alfamart serta Kekayaan Pemiliknya
Peritel Ingin ‘Gas-Rem’...
Peritel Ingin ‘Gas-Rem’ Diatur Secara Bijak
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved