Biaya Pengembangan Pesawat Saat Ini Lebih Murah

Rabu, 11 Oktober 2017 - 16:59 WIB
Biaya Pengembangan Pesawat...
Biaya Pengembangan Pesawat Saat Ini Lebih Murah
A A A
JAKARTA - PT Regio Aviasi Industri (RAI) menyatakan, biaya pengembangan pesawat saat ini sudah terjangkau. Beda dengan puluhan tahun silam yang harganya mencapai dua kali lipat.

(Baca: Biaya Pengembangan Pesawat R80 Buatan Habibie Rp13 Triliun )

Komisaris PT RAI Ilham Akbar Habibie mengatakan, dana yang dibutuhkan untuk mengembangkan satu jenis pesawat pada era 1990-an sebesar USD2 miliar. Sedangkan, produk perusahaan sekarang yakni R80 hanya memakan biaya USD1 miliar.

"Pesawat kan setiap beberapa tahun ada generasi barunya. Itu (pengembangan R80) USD1 miliar termasuk murah. Saya dulu kerja di Boeing tahun 1990-an selama dua tahun, waktu itu pesawat Boeing 737 beralih ke generasi bawah dengan hanya adanya kokpit baru dan sayap baru itu saja sudah USD2 miliar," ujarnya di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

(Baca: Masuk Proyek Strategis, Pesawat Buatan Habibie R80 Cari Partner )

Saat ini, lanjut Ilham, justru semua elemen diperbaharui jika ingin mengembangkan jenis baru. Untuk skala Indonesia, harga murah ini juga didukung jam operasi yang lebih sedikit.

"Semuanya baru, makanya memang jauh lebih murah di Indonesia karena memang jam terbangnya jauh lebih rendah. Jadi murah sekali," kata anak dari Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie ini.

Dengan harga murah, bukan berarti pesawat R80 bikinan perusahaan akan jadi seadanya. Banyak teknisi berpengalaman dilibatkan dalam merancang si burung besi.

"Engineer kita juga sudah berpengalaman dan PT Dirgantara Indonesia kan sudah berdiri sejak 1976, itu beberapa orang sudah melalui proses pengembangan pesawat. Mereka sudah terbiasa sekali untuk desain pesawat," tutur Ilham.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mirip Punggung Manusia,...
Mirip Punggung Manusia, Pesawat Terbesar di Dunia Siap Mengudara 2025
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini
Lebih Aman Manakah Pesawat...
Lebih Aman Manakah Pesawat atau Mobil?
China Kembangkan Pesawat...
China Kembangkan Pesawat Super Cepat, Shanghai - New York Cuma 2 Jam
FAA Klaim 300 Pesawat...
FAA Klaim 300 Pesawat Boeing Milik United dan American Airlines Cacat Produksi
20 Maskapai Teraman...
20 Maskapai Teraman di Dunia 2023, Enam di Antaranya dari Asia
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved