Harga Minyak Dunia Naik Tipis Seiring Kenaikan Produksi AS

Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:36 WIB
Harga Minyak Dunia Naik...
Harga Minyak Dunia Naik Tipis Seiring Kenaikan Produksi AS
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia naik tipis setelah mengalami kenaikan dan kerugian sebelumnya, karena adanya ekspektasi produksi dan ekspor AS yang tinggi mengimbangi kekhawatiran bahwa pertempuran antara pasukan Irak dan Kurdi dapat mengancam produksi minyak mentah negara tersebut.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (18/10/2017), harga minyak brent naik 6 sen atau 0,1% untuk menetap di level USD57,88 per barel, sementara harga minyak mentah AS menguat 1 sen untuk menetap di posisi USD51,88 per barel.

Pemerintah Baghdad merebut kembali wilayah di Irak utara dari Kurdi pada kemarin, memperluas kampanye yang telah mengubah keseimbangan kekuasaan di negara tersebut.

Pertarungan di salah satu daerah penghasil minyak utama Irak membantu mengembalikan premi risiko pada harga minyak, meskipun para pejabat mengatakan bahwa ladang minyak di wilayah tersebut beroperasi secara normal.

"Premi keamanan yang dibangun dengan harga dari situasi (Irak-Kurdi) sedang dalam proses hilang," kata John Kilduff, Again Capital LLC di New York.

"Semua orang ingin melihat apakah ekspor minyak mentah tingkat tinggi (AS) akan menurunkan persediaan lagi," imbuh Kilduff.

Analis memperkirakan persediaan minyak mentah AS turun sekitar 4,2 juta barel dalam sepekan hingga 13 Oktober. American Petroleum Institute (API), sebuah grup perdagangan industri akan merilis data persediaan minyak mingguan AS, menjelang laporan pemerintah pada hari ini.

"Pelaku pasar akan melihat dengan seksama profil produksi minyak yang meningkat di AS dan ekspor yang terus-menerus tinggi dari negara, faktor yang akan terus membatasi kenaikan harga minyak," kata Abhishek Kumar, analis energi senior di Interfax Energy Global Gas Analytics.

Ketegangan antara AS dan Iran juga meningkat, hal ini meningkatkan premi risiko global untuk minyak. Presiden AS Donald Trump pada Jumat menolak untuk mengesahkan kepatuhan Iran atas kesepakatan nuklir, membuat Kongres 60 hari memutuskan tindakan lebih lanjut terhadap Teheran.

Selama putaran sebelumnya, sanksi terhadap Iran sekitar 1 juta bpd minyak dipotong dari pasar global. "Minyak dan geopolitik sangat saling terkait. Pengamanan minyak tetap menjadi isu penting," kata Fatih Birol, direktur eksekutif Badan Energi Internasional kepada Reuters.

Dengan pemotongan pasokan yang dipimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengetatkan pasar, para analis telah menaikkan perkiraan harga minyak mereka.

Birol mengatakan tingkat kepatuhan OPEC dan mitranya dalam pengurangan yang ditargetkan sekitar 1,8 juta barel per hari antara Januari tahun ini dan Maret 2018 sekitar 86%.

Bank of America Merrill Lynch mengatakan bahwa pihaknya menaikkan perkiraan harga minyaknya. "Kami melihat brent rata-rata USD54 pada kuartal ini dan USD52,50 per barel di 1H18, dibanding perkiraan sebelumnya masing-masing USD50 dan USD49,50 per barel," imbuh dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
19 menit yang lalu
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
49 menit yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
1 jam yang lalu
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
2 jam yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
2 jam yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
2 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved