Tanda-tanda Pengetatan Pasar Dongkrak Harga Minyak

Jum'at, 20 Oktober 2017 - 08:36 WIB
Tanda-tanda Pengetatan...
Tanda-tanda Pengetatan Pasar Dongkrak Harga Minyak
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia hari ini naik tipis, memulihkan beberapa kerugian hari sebelumnya, karena para analis menunjuk tanda-tanda adanya pengetatan pasar.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (20/10/2017), harga minyak brent sebagai patokan harga minyak internasional berada pada level USD57,31 per barel pada pukul 00.27 GMT, atau naik 8 sen setara 0,1% dari penutupan sebelumnya. Sementara, harga minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) berada di level USD51,41 per barel, naik 12 sen atau 0,2%.

Harga yang sedikit lebih tinggi terjadi setelah adanya penurunan yang lebih besar pada sesi sebelumnya, di mana pengamat pasar menolak profit taking menyusul kenaikan empat hari berturut-turut, serta gagasan bahwa risiko terhadap persediaan karena pertempuran antara pasukan pemerintah Irak dan milisi Kurdi adalah overblown.

"Laporan bahwa hanya ada sedikit kerusakan pada infrastruktur minyak di Kurdistan yang melihat sebagian dari premi risiko geopolitik pekan ini dibatalkan," kata bank ANZ hari ini.

Analis juga mengatakan ada indikator pengetatan pasar. Stok minyak mentah komersial AS turun 15% dari rekor Maret, menjadi 456,5 juta barel, ke tingkat di bawah tahun lalu.

Sebagian dari penarikan ini disebabkan oleh kenaikan ekspor akibat dari penurunan tajam minyak mentah WTI ke Brent, yang membuatnya menarik bagi produsen Amerika untuk mengekspor minyak.

RBC Capital Markets mengatakan, indikator kuat bahwa persediaan global sedang mengalami penurunan akan terjadi ketika pasar mulai mengandalkan ekspor AS untuk mengisi defisit.

Data pengiriman di Thomson Reuters Eikon menunjukkan bahwa pengiriman minyak mentah AS di luar negeri telah meningkat hampir nol sebelum pemerintah melonggarkan pembatasan ekspor pada akhir 2015 menjadi sekitar 2,6 juta barel per hari (bpd) pada Oktober.

Ekspor didorong lebih lanjut karena penurunan produksi yang dipimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) sejak Januari tahun ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
22 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
28 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
43 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
45 menit yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
49 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
49 menit yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved