Privatisasi JICT Disebut Pengamat Libatkan Pebisnis Kawakan

Senin, 27 November 2017 - 13:57 WIB
Privatisasi JICT Disebut...
Privatisasi JICT Disebut Pengamat Libatkan Pebisnis Kawakan
A A A
JAKARTA - Privatisasi PT Jakarta International Container Terminal (JICT) disebut pengamat diduga sebagai bukti nyata keterlibatan keluarga Wiryawan yang dikenal sebagai pebisnis kawakan. WS Wiryawan yang akrab dengan panggilan Maman diduga terlibat dalam privatisasi aset nasional JICT pada tahun 1999.

“Privatisasi JICT bukti nyata keterlibatan keluarga Wiryawan. Prosesnya melibatkan Goldman Sachs dan Price Waterhouse Coopers (PWC). Sementara Bahana Sekuritas menjadi penasihat keuangan pemerintah,” kata pengamat pelabuhan sekaligus Direktur Indonesia Port Watch (IPW), Syaiful Hasan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (27/11/2017).

Diterangkan saat itu Gita menjabat sebagai Vice President Goldman Sachs Singapore dan Dian Wiryawan duduk sebagai Direktur Utama Bahana. Sementara keluarga Stamboel (Jasmine Stamboel adalah istri Gita) merupakan pemilik PWC Consulting Indonesia.

Selain itu disebutkan, bahwa Maman menjadi CEO Ocean Terminal Petikemas (OTP), pemilik 48% saham di pelabuhan petikemas TPK Koja yang diprivatisasi kepada Hutchison tahun 1998. Kemudian OTP berganti nama menjadi Hutchison Port Indonesia pada 14 Agustus 2007.

Maman juga menjabat sebagai Direktur Utama JICT periode tahun 2000-2005, dan setelahnya duduk sebagai komisaris JICT hingga saat ini. Syaiful menerangkan bahwa Komite Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Maman dinyatakan melanggar UU No. 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Belakangan, Maman dicopot dari jabatannya sebagai CEO OTP (TPK Koja). Lebih lanjut Ia juga diterangkan diduga tersangkut kasus sewa alat dalam kasus sewa 4 unit mobile crane yang dioperasikan oleh JICT. Serta diduga juga terlibat dalam kasus sewa 1 unit ex. Nagoya Container Crane kepada PT. Sarana Widiastana Pura (SWP).

Kasus lainnya yakni dugaan tindak pidana korupsi kasus sewa container crane dari OTP kepada JICT. Kini Audit Investigatif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menunjukkan perpanjangan JICT melanggar UU nomor 17 tahun 2008 dan merugikan negara minimal Rp4,08 triliun.

Kasus perpanjangan JICT oleh PT. Pelindo II kepada Hutchison Ports milik taipan Hong Kong Li Ka Shing, mencuat ke publik pada tahun 2015 saat Panitia Khusus Angket DPR RI tentang Pelindo II terbentuk. Selain kasus JICT, Pansus Angket DPR juga turut membongkar penyelewengan hukum dalam beberapa kasus di Pelindo II seperti Global Bond, proyek NPCT-1 dan perpanjangan kontrak TPK Koja yang juga diberikan kepada Hutchison.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berikan Pendidikan untuk...
Berikan Pendidikan untuk Anak Putus Sekolah, JICT Raih 2 Penghargaan ISDA 2021s
Tanggap Perubahan Iklim...
Tanggap Perubahan Iklim dan SDGS, JICT Gelar Semiloka Lingkungan Hijau
Pakai Teknologi Modern,...
Pakai Teknologi Modern, JICT Tambah Fasilitas Bongkar Muat dengan 2 Quay Crane Baru
JICT Tanjung Priok,...
JICT Tanjung Priok, Pelabuhan Pertama Peraih Sertifikasi ISO 22301
Ujung Tombak Perekonomian...
Ujung Tombak Perekonomian RI, Volume JICT 2024 Tembus 2,2 Juta TEUS
JICT Komitmen Persingkat...
JICT Komitmen Persingkat Waktu Singgah Kapal di Pelabuhan Tanjung Priok
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
12 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
27 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
33 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
49 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
55 menit yang lalu
Infografis
Gunung Pelangi China,...
Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebut dalam Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved