Harga BBM Tak Lagi Selangit di Kabupaten Paling Timur Indonesia

Senin, 18 Desember 2017 - 09:23 WIB
Harga BBM Tak Lagi Selangit...
Harga BBM Tak Lagi Selangit di Kabupaten Paling Timur Indonesia
A A A
PAPUA - Tanggal 20 November 2017 menjadi momentum sangat penting bagi masyarakat Oksibil, salah satu distrik sekaligus ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Pada hari tersebut, masyarakat di wilayah paling timur Indonesia itu akhirnya dapat menikmati bahan bakar minyak (BBM) dengan harga yang sama dengan wilayah lain.

Sebelumnya, BBM menjadi barang mahal bagi masyarakat di wilayah yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini itu. Untuk mendapatkan 1 liter bensin dan solar, warga harus merogoh kocek Rp50.000 hingga Rp80.000 per liter.

Belum lagi jika dalam kondisi tidak normal atau menjelang momentum penting seperti menjelang perayaan akhir tahun, harganya bisa selangit. Melalui program BBM Satu Harga, saat ini warga Oksibil dapat menikmati bensin premium dengan harga Rp6.450 dan solar Rp5.150 per liter.

Guna memastikan apakah penyaluran BBM berjalan sesuai harapan, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan pengawasan Program BBM Satu Harga di Oksibil. Komite BPH Migas Marwansyah Lobo Balia mengatakan, program BBM Satu Harga harus disertai dengan pengawasan dan koordinasi yang efektif.

"Tanpa pengawasan, ini akan kembali seperti sebelumnya," kata Lobo saat acara Koordinasi dan Pengawasan Program BBM Satu Harga di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Dia juga mengajak pemerintah daerah setempat untuk ikut aktif memantau penyaluran BBM Satu Harga. "Ini akan berjalan baik jika pemda melakukan (pengawasan-red) bersama-sama BPH Migas," ucapnya ditujukan kepada Bupati Oksibil, Costan Omteka yang menyambut kehadiran rombongan BPH Migas.

Lebih lanjut Lobo mengungkapkan pada tahun ini program BBM Satu Harga sudah berjalan di 54 daerah pelosok. Sejauh ini sudah sekitar 39-40 daerah yang terlaksana. "Sisanya masih ada empat atau lima daerah di Papua dan beberapa di pulau terluar, seperti Natuna," ucap Lobo yang hadir didampingi Kasubdit Pengawasan BBM Direktorat BBM BPH Migas, Putu Suardana.

Lobo turut meminta pemda tidak ragu melaporkan kepada BPH Migas jika menemukan penyimpangan dalam penyaluran BBM Satu Harga. "Lapor lah kepada kami jika ada yang menyimpang, " kata Lobo.

Sementara itu Bupati Oksibil, Costan Omteka mengakui Program BBM Satu Harga sangat membantu kehidupan warganya. Dia mengungkapkan sebelum ada penyalur BBM satu harga di wilayahnya, harga bensin mencapai Rp50.000-Rp80.000 per liter. "Bahkan pada kondisi di atas normal, harganya bisa mencapai Rp100.000-Rp150.000," katanya.

Dia berharap penyalur lancar menyalurkan BBM kepada masyarakat. Jangan sampai ada kelangkaan BBM atau ada permainan harga oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. "Kami, pemerintah bertugas untuk menjaga stabilitas harga, " ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPH Migas Resmikan BBM...
BPH Migas Resmikan BBM Satu Harga di Kabupaten Nias Barat Sumatera Utara
Resmikan BBM 1 Harga,...
Resmikan BBM 1 Harga, Kepala BPH Migas: Memberikan Manfaat Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Terbangun 78 Penyalur,...
Terbangun 78 Penyalur, Program BBM Satu Harga Lebihi Target
SPBU BBM Satu Harga...
SPBU BBM Satu Harga Perdana di Tahun Ini Diresmikan
Peringati 17 Tahun BPH...
Peringati 17 Tahun BPH Migas Apresiasi Badan Usaha Hilir Migas
Anggota BPH Migas Ungkap...
Anggota BPH Migas Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Harga BBM
Berita Terkini
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
3 menit yang lalu
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
26 menit yang lalu
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
44 menit yang lalu
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
1 jam yang lalu
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
3 jam yang lalu
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved