Ekonomi Digital Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 18 Desember 2017 - 13:11 WIB
A A A
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan, untuk menjadikan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020 mendatang, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Untuk itu perguruan tinggi diharapkan bisa menerapkan mata kuliah ekonomi digital. “Jadi kampus harus bisa mengikuti teknologi saat ini karena ekonomi digital adalah sebuah keniscayaan, potensinya besar, yaitu pada 2020 e-commerce bisa mencapai USD130 miliar,” paparnya.

Selain e-commerce, sektor ekonomi digital yang akan berkembang pesat pada tahun depan adalah lembaga keuangan digital atau financial technology (fintech). Gencarnya perkembangan fintech di Indonesia bisa memberikan efek positif sebagai salah satu pendorong literasi keuangan di masyarakat.

Untuk itu pemerintah diminta memberikan dukungan berupa insentif kepada fintech lokal sehingga kehadirannya dapat menyejahterakan masyarakat. Pakar ICT dan ekonomi kreatif Hasnil Fajri mengatakan, kendala perkembangan fintech di Indonesia adalah kurangnya akses modal dalam membangun usaha.

Di sisi lain, perusahaan fintech membutuhkan regulasi yang jelas agar bisa bersaing dengan perusahaan fintech asing. “Mereka tidak membayar pajak, untuk itu dibutuhkan insentif dari pemerintah sehingga fintech lokal bisa berkembang,” kata Hasnil.

Seharusnya pemerintah bisa lebih tegas dengan kehadiran fintech asing di Indonesia. Hal ini telah diterapkan Pemerintah China sehingga mampu mendorong kemajuan perusahaan fintech lokal di negara tersebut. (Heru Febrianto)
(nfl)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1042 seconds (10.55#12.26)