Tarif Pesawat Terbang Naik, Inflasi Desember Tembus 0,71%

Selasa, 02 Januari 2018 - 11:36 WIB
Tarif Pesawat Terbang...
Tarif Pesawat Terbang Naik, Inflasi Desember Tembus 0,71%
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi Desember 2017 sebesar 0,71%. Hal ini terjadi karena kenaikan tarif transportasi udara sepanjang Desember 2017.

Kepala BPS, Suhariyanto mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemantauan di 82 kota indeks harga konsumen (IHK) dan hasilnya menunjukkan bahwa seluruh kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Jayapura, Papua, sebesar 2,28%, sedangkan terendah ada di Sorong, Papua yang mencapai 0,18%.

"Perkembangan harga berbagai komoditas pada Desember 2017 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Hasil pemantauan BPS di 82 kota pada bulan Desember 2017 terjadi inflasi 0,71%. Perkembangan harga di 82 kota, seluruh kota mengalami inflasi. Tertinggi inflasi terjadi di kota Jayapura 2,28% dan terendah di Sorong 0,18%. Penyebab utama tingginya inflasi di Jayapura adalah kenaikan tarif angkutan udara," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (2/1/2018).

Menurutnya, inflasi yang tinggi selama Desember 2017 ini telah dapat diprediksi. Hal ini mengingat banyaknya permintaan, baik bahan kebutuhan pokok atau penggunaan alat transportasi selama libur Natal dan Tahun Baru 2018.

"Inflasi pada Desember 2017 sebesar 0,71% ini kita sudah menduga pasti inflasi Desember lebih tinggi dari November. Karena banyak permintaan di hari Natal. Jadi ini lebih tinggi dari posisi Desember 2015 yang sebesar 0,42% tapi lebih rendah dari 2016 yang sebesar 0,96%," imbuh dia.

Selain karena kenaikan tarif angkutan udara, pria yang akrab disapa Kecuk ini menyampaikan, inflasi juga terjadi karena sejumlah bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan. "Jadi inflasi penyebab utamanya ada dua yaitu bahan makanan yang inflasinya 2,26% dan transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,75%," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
BPS Sebut Diskon Transportasi...
BPS Sebut Diskon Transportasi Belum Mampu Bendung Inflasi Desember 2025
Usai Deflasi Beruntun,...
Usai Deflasi Beruntun, Bulan Oktober 2020 Kembali Inflasi 0,07%
Inflasi September 2025...
Inflasi September 2025 Capai 0,21%, Berikut Komoditas Pendorongnya
BPS Catat Inflasi 0,28...
BPS Catat Inflasi 0,28 Persen pada November 2020
BPS: Deflasi Juni Cetak...
BPS: Deflasi Juni Cetak Rekor Tertinggi Perdana di 2021
Berita Terkini
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
12 menit yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
33 menit yang lalu
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
1 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
1 jam yang lalu
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
2 jam yang lalu
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
3 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved