BPH Migas Akui Masyarakat Sudah Mulai Tinggalkan Premium

Rabu, 07 Maret 2018 - 13:04 WIB
BPH Migas Akui Masyarakat...
BPH Migas Akui Masyarakat Sudah Mulai Tinggalkan Premium
A A A
JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengakui bahwa masyarakat kini sudah mulai bermigrasi, dari bahan bakar minyak (BBM) berkadar research octane number (RON) 88 atau premium ke BBM jenis pertalite atau premium yang kadar oktannya lebih tinggi.

Anggota Komite BPH Migas, Henry Ahmad, mengungkapkan peralihan konsumsi dari premium ke pertalite dan pertamax juga terasa dalam realisasi penyaluran BBM tahun lalu. Disebutkannya, tahun lalu, jumlah premium yang disalurkan untuk di luar wilayah Jawa, Madura, Bali (Jamali) hanya sekitar 5 juta kiloliter (KL) dari kuota yang ditetapkan sebesar 12,5 juta KL.

"Terkait premium, ada banyak berita yang menyampaikan bahwa ada beberapa wilayah di mana masyarakat sulit mendapatkan premium. Tahun 2017, memang kuota premium ditetapkan BPH Migas yang di luar Jamali atau BBM penugasan itu 12,5 juta KL," katanya di Gedung BPH Migas, Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Oleh sebab itu, lanjutnya, pada tahun ini, kuota BBM jenis premium untuk di luar wilayah Jamali diturunkan menjadi hanya sekitar 7,5 juta KL. "Dalam realisasi di 2017 untuk premium sekitar 5 juta KL, tapi BPH Migas berupaya untuk lebih mengamankan makanya kita lebihkan kuota tersebut jadi 7,5 juta KL," imbuh dia.

Menurutnya, penurunan konsumsi premium ini disebabkan karena masyarakat saat ini sudah mulai sadar untuk menggunakan BBM yang lebih bersih. Apalagi untuk kendaraan dengan performa mesin di atas tahun 2000 maka dituntut untuk menggunakan bensin yang lebih bersih.

Jika tidak, maka biaya untuk perawatan (maintenance) akan jauh lebih besar. "Performa mesin tahun 2000 ke atas itu sudah menuntut untuk optimalisasi performa mesinnya. Dan itu memang terasa memang kalau menggunakan premium. Sehingga masyarakat sadar untuk migrasi ke pertalite dan pertamax," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertalite Kian Diburu!...
Pertalite Kian Diburu! Baru 4 Bulan Kuotanya Sudah Habis 39 Persen
Siap-siap! Premiun dan...
Siap-siap! Premiun dan Pertalite Akan Segera Dihapus
Tahun Depan Pertalite...
Tahun Depan Pertalite Bakal Dihapus, Ini Penggantinya
Soal Kuota BBM Subsidi,...
Soal Kuota BBM Subsidi, BPH Migas: Lakukan Pengendalian Konsumsi
Pelan tapi Pasti, Nantinya...
Pelan tapi Pasti, Nantinya Bensin cuma Tinggal Pertamax
Tinjau Ketersediaan...
Tinjau Ketersediaan BBM di Riau, BPH Migas Pastikan Stok Aman
Berita Terkini
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
17 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved