Tidak Ada Maskapai yang Membeli Tunai Pesawat

Senin, 09 April 2018 - 08:00 WIB
Tidak Ada Maskapai yang...
Tidak Ada Maskapai yang Membeli Tunai Pesawat
A A A
KENDATI bukan perusahaan terbuka, Presiden Direktur Lion Air Edward Sirait terbilang blak-blakan menjawab pertanyaan yang diajukan SINDO Weekly, Kamis (5/4/2018) pekan lalu. Edward bicara panjang lebar mengenai potensi bisnis penerbangan, kendala, serta tentu saja soal gebrakan dan ekspansi yang dilakukan Lion tahun ini. Salah satu di antaranya melakukan pengadaan 380 mesin pesawat LEAP-1A senilai Rp75,35 triliun. Berikut petikan wawancaranya.

Bagaimana ekspansi bisnis Lion Air Group tahun ini?
Untuk maskapai, kami akan menambah delapan pesawat Airbus 320 untuk Batik Air. Jenis ATR kami kurang lebih menambah 16 pesawat untuk Wings Air. Sementara, untuk Lion Air kalau tidak salah kami akan tambah dua pesawat jenis Boeing 737 Max 8.

Berapa total dana yang dikeluarkan?
Bahasanya: pengadaan. Sebab, pengadaan belum tentu membeli. Bisa sewa atau cicil. Total nilai ekspansi pengadaan pesawat sekitar US$1 miliar. Namun, apakah kami keluar uang sebanyak itu? Belum tentu. Tidak ada maskapai yang membeli tunai.

Lalu, berapa anggaran untuk meningkatkan kapabilitas?
Kami mau menambah dua simulator. Harga satu unitnya US$11 juta. Pembangunan hanggar beserta isinya di Batam akan memakai dana sendiri, kurang lebih sudah mencapai Rp1,5 triliun. Kami meminta lahannya jadi 50 tahun. Nah, sekarang lagi proses. Tujuannya supaya investasi kami bisa kembali.

Anda mengatakan tahun lalu Lion Air Group mengalami kerugian. Apa penyebabnya?
Salah satunya karena nilai tukar rupiah terhadap dolar agak mengganggu industri ini. Dengan itu, biaya operasional kami naik. Sebab, sebanyak 85% dari seluruh biaya operasional kami berhubungan dengan dolar. Kalau soal penumpang, penumpang nasional bertumbuh. Kami dari 2016 ke 2017 penumpang naik 8%. Sekarang, kalau tidak salah market share kami 53%.

Lalu apa yang dilakukan Lion Group agar tak mengalami kerugian pada tahun ini? Simak wawancara selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 06/VII/2018 yang terbit Senin (9/4/2018) hari ini.

Tidak Ada Maskapai yang Membeli Tunai Pesawat
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Tekad Pelaku Industri...
Tekad Pelaku Industri Penerbangan Non-Airline Pasca Asian Sky Forum 2024
Software Autocad Hadirkan...
Software Autocad Hadirkan Teknologi Peta 3D untuk Penerbangan
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
32 menit yang lalu
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
38 menit yang lalu
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
1 jam yang lalu
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
1 jam yang lalu
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
1 jam yang lalu
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved