Rupiah Siang Ambruk ke Level Rp13.945/USD, IHSG Tergelincir 0,05%

Rabu, 02 Mei 2018 - 13:09 WIB
Rupiah Siang Ambruk...
Rupiah Siang Ambruk ke Level Rp13.945/USD, IHSG Tergelincir 0,05%
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi perdagangan siang, Rabu (2/5/2018) ambruk kembali hingga mendekati level Rp14.000/USD. Kejatuhan mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tergelincir ke zona merah.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.945/USD atau memburuk dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.893/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.913-Rp13.950/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.948/USD atau turun tajam dibandingkan penutupan awal pekan kemarin sebelum liburan di posisi Rp13.898/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.928-Rp13.960/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini juga terkapar pada level Rp13.945/USD. Posisi rupiah tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.936/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah anjlok sangat parah dari posisi sebelumnya Rp13.877/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini memerah usai kehilangan 2,99 poin atau 0,05% menjadi 5.991,61. Sektor saham dalam negeri bergerak mixed dipimpin pelemahan terdalam sektor properti dan perkebunan yang sama-sama jatuh 0,46% diikuti kenaikan tertinggi aneka industri mencapai 0,63%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,20 triliun dengan 4,97 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp188,19 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,78 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,59 triliun. Tercatat 164 saham naik, 202 turun dan 111 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) dan PT Astra International Tbk. (ASII). Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) serta PT BISI International Tbk. (BISI).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Menguji Support...
IHSG Menguji Support Kuat 5.780, Saatnya Masuk ke Saham Bluechips
Masuk Zona Merah Lagi,...
Masuk Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Turun ke Level 5.970
Parkir Seharian di Zona...
Parkir Seharian di Zona Hijau, IHSG Tutup Akhir Pekan di 5.848
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Anjlok 1,76% ke Level 5.833
Bergerak 2 Arah, IHSG...
Bergerak 2 Arah, IHSG Ditutup Naik Tipis ke Level 5.834
Makin Anjlok, IHSG Ditutup...
Makin Anjlok, IHSG Ditutup Turun 1,27% ke Level 5.700
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
8 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
8 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
9 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
9 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
9 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved