IHSG Sesi I Kehilangan 2,33% Saat Rupiah Dekati Rp14.000/USD

Kamis, 03 Mei 2018 - 12:59 WIB
IHSG Sesi I Kehilangan...
IHSG Sesi I Kehilangan 2,33% Saat Rupiah Dekati Rp14.000/USD
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi siang, Kamis (3/5/2018) kembali terpuruk sangat dalam. Kejatuhan pasar saham dalam negeri mengiringi rupiah merosot tajam hingga mendekati level Rp14.000/USD.

Bursa saham Tanah Air pada perdagangan siang ini berkutat di zona merah usai kehilangan 139.87 poin atau 2,33% ke level 5.872,37. Sedangkan kemarin, IHSG ditutup berbalik menguat dengan tambahan 17,64 poin atau setara dengan 0,29% menjadi 6.012,24.

18,69 poin yang setara 0,32% ke level 5.795,05 setelah pagi tadi dibuka menguat 17,35 poin atau 0,30% ke level 5.831,09. Kemarin, IHSG ditutup anjlok usai kehilangan 50,32 poin atau setara dengan 0,86% ke level 5.813,74.

Sektor saham dalam negeri hingga siang ini, tanpa terkecuali berada di jalur negatif dengan sektor pertambangan terjun bebas 3,73% diikuti kejatuhan sektor consumer mencapai 2,70%. Selanjutnya giliran properti dan keuangan yang masing-masing ambruk 2,48% serta 2,42%

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,57 triliun dengan 4,18 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini. Transaksi bersih asing minus Rp325,15 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,42 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,09 triliun. Tercatat 54 saham naik, 339 turun dan 80 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR), PT Asuransi Ramayana Tbk. (ASRM) dan PT Inter Delta Tbk (INTD). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL), PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) serta PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG).

Di sisi lain pada pasar mata uang, menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.965/USD atau memburuk dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.945/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.938-Rp13.970/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.975/USD atau menyusut dari penutupan tengah pekan kemarin di posisi Rp13.948/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.960-Rp13.975/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih melemah ke level Rp13.965/USD. Rupiah terlihat masih tidak berdaya dibandingkan penutupan kemarin di level Rp13.960/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.965/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah terkapar dari posisi sebelumnya Rp13.936/USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masuk Zona Merah Lagi,...
Masuk Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Turun ke Level 5.970
IHSG Menguji Support...
IHSG Menguji Support Kuat 5.780, Saatnya Masuk ke Saham Bluechips
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Anjlok 1,76% ke Level 5.833
Bergerak 2 Arah, IHSG...
Bergerak 2 Arah, IHSG Ditutup Naik Tipis ke Level 5.834
Makin Anjlok, IHSG Ditutup...
Makin Anjlok, IHSG Ditutup Turun 1,27% ke Level 5.700
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 22 Poin ke level 5.785
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
6 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
6 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
6 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
6 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
6 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
7 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved