IHSG Terus Melemah, Bursa Asia Memerah Bahas Perundingan AS-RRC
Jum'at, 04 Mei 2018 - 09:34 WIB
IHSG Terus Melemah, Bursa Asia Memerah Bahas Perundingan AS-RRC
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (4/5/2018) masih betah di zona negatif. Indeks dibuka turun 9,42 poin atau 0,16% ke level 5.849,31.
Indeks kemudian terus menukik sebesar 62,75 poin atau 1,07% ke level 5.795,98 pada pukul 09.20 WIB. Kamis kemarin, IHSG ditutup anjlok 2,55% atau 153,51 ke level 5.858,73.
Analis PT Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, tekanan terhadap IHSG masih dipengaruhi oleh kondisi pergerakan market global dan regional, serta fluktuasi dari nilai tukar rupiah.
Seluruh indeks sektoral dibuka terkoreksi, bahkan tujuh diantaranya jatuh lebih dari 1%. Sektor infrastruktur ambruk 1,68% dan pertambangan merugi 1,67%. Dari 314 saham yang diperdagangkan, 174 melemah, 77 stabil, dan hanya 63 yang menguat.
Dari faktor eksternal, investor menunggu hasil perundingan dagang antara Amerika Serikat dengan Republik Rakyat China sejak Kamis (3/5) kemarin. Delegasi AS yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Steve Mnuchin bertemu dengan pejabat pemerintahan China guna membahas isu perdagangan.
Melansir dari CNBC, Jumat (4/5), jelang hasil ini, bursa regional Asia dibuka variatif. ASX 200 Australia dibuka naik 0,16% berkat keuntungan saham-saham produsen emas. Kospi Korea Selatan turun 0,31%, karena penurunan di sektor otomotif dan teknologi. Sedangkan pasar Jepang ditutup pada hari Jumat untuk liburan.
Indeks kemudian terus menukik sebesar 62,75 poin atau 1,07% ke level 5.795,98 pada pukul 09.20 WIB. Kamis kemarin, IHSG ditutup anjlok 2,55% atau 153,51 ke level 5.858,73.
Analis PT Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, tekanan terhadap IHSG masih dipengaruhi oleh kondisi pergerakan market global dan regional, serta fluktuasi dari nilai tukar rupiah.
Seluruh indeks sektoral dibuka terkoreksi, bahkan tujuh diantaranya jatuh lebih dari 1%. Sektor infrastruktur ambruk 1,68% dan pertambangan merugi 1,67%. Dari 314 saham yang diperdagangkan, 174 melemah, 77 stabil, dan hanya 63 yang menguat.
Dari faktor eksternal, investor menunggu hasil perundingan dagang antara Amerika Serikat dengan Republik Rakyat China sejak Kamis (3/5) kemarin. Delegasi AS yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Steve Mnuchin bertemu dengan pejabat pemerintahan China guna membahas isu perdagangan.
Melansir dari CNBC, Jumat (4/5), jelang hasil ini, bursa regional Asia dibuka variatif. ASX 200 Australia dibuka naik 0,16% berkat keuntungan saham-saham produsen emas. Kospi Korea Selatan turun 0,31%, karena penurunan di sektor otomotif dan teknologi. Sedangkan pasar Jepang ditutup pada hari Jumat untuk liburan.
(ven)
Lihat Juga :