Harga Minyak Bertambah Karena Kekhawatiran Sanksi Iran

Jum'at, 04 Mei 2018 - 11:22 WIB
Harga Minyak Bertambah...
Harga Minyak Bertambah Karena Kekhawatiran Sanksi Iran
A A A
BEIJING - Harga minyak mentah bertambah pada perdagangan Jumat (4/5/2018), karena kemungkinan sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran. Menteri Luar Negeri Iran mengatakan pada Kamis lalu, tuntutan AS untuk mengubah perjanjian nuklir 2015 tidak dapat diterima. Adapun batas waktu yang ditetapkan adalah 12 Mei mendatang, dimana kemungkinan AS akan mengetuk palu hukuman buat Negeri Mullah.

Mengutip dari Reuters, Jumat ini, kekhawatiran terhadap sanksi Iran membuat harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate bertambah 3 sen menjadi USD68,46 per barel pada pukul 00.40 GMT. Dan harga Brent International naik 5 sen atau 0,1% menjadi USD73,67 per barel.

"Harga saat ini mencerminkan atas ketidakpastian Iran. Investor khawatir tentang pasokan minyak setelah Iran mengambil sikap keras terhadap Amerika Serikat," kata Wang Xiao, kepala penelitian di bursa berjangka Guotai Junan Futures di Beijing.

Adapun Uni Eropa tetap setia kepada kesepakatan nuklir Iran pada 2015. Mereka mulai bekerja untuk melindungi bisnis Uni Eropa dengan Iran. Iran sendiri kembali melanjutkan perannya sebagai eksportir minyak utama pada Januari 2016, setelah sanksi internasional terhadap Teheran dicabut sebagai imbalan atas pembatasan program nuklir Iran.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
8 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved