IHSG Rebound 22,61 Poin, Bursa Asia Variatif
Senin, 07 Mei 2018 - 09:41 WIB
IHSG Rebound 22,61 Poin, Bursa Asia Variatif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin (7/5/2018) mengawali pekan cerah, dengan dibuka naik 0,39% atau 22,61 poin ke level 5.814,96.
Akhir pekan lalu, indeks ditutup rontok 66,39 poin atau 1,13% ke level 5.792,34. Jumat lalu, IHSG diperdagangkan di level 5.768,38-5.855,11.
Analis PT Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, menguatnya IHSG pada hari ini ditopang kondisi pekonomian yang masih stabil ditengah pelemahan market global dan nilai tukar rupiah.
Di bursa, indeks sektoral bergerak positif dengan sektor konsumer naik hingga 1,28%, memimpin penguatan. Berbanding aneka industri yang -0,45% dan perdagangan -0,11%.
Dari 371 saham, 198 menguat, 101 stagnan, dan 72 terkoreksi. Nilai transaksi saham Rp706 miliar dari 1,16 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing -Rp51,80 miliar dengan aksi jual asing Rp258,99 miliar dan aksi beli asing Rp207,18 miliar.
Sementara itu, pasar Asia dibuka bervariasi karena investor sednag mencerna hasil perdagangan pekan lalu dan jumlah data pekerja AS. Melansir CNBC, Senin (7/5/2018), patokan Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,45%. Topix diperdagangkan lebih rendah sebesar 0,32% karena kerugian di sektor keuangan dan teknologi.
Indeks Hang Seng Hong Kong lebih tinggi sebesar 0,05%, karena keuntungan di sektor energi. Shanghai naik tipis 0,32% dan komposit Shenzhen berkurang 0,63%. Bursa Australia, S&P/ASX 200 Australia naik 0,48% berkat sektor material, energi, dan keuangan yang naik 0,29%.
Akhir pekan lalu, indeks ditutup rontok 66,39 poin atau 1,13% ke level 5.792,34. Jumat lalu, IHSG diperdagangkan di level 5.768,38-5.855,11.
Analis PT Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, menguatnya IHSG pada hari ini ditopang kondisi pekonomian yang masih stabil ditengah pelemahan market global dan nilai tukar rupiah.
Di bursa, indeks sektoral bergerak positif dengan sektor konsumer naik hingga 1,28%, memimpin penguatan. Berbanding aneka industri yang -0,45% dan perdagangan -0,11%.
Dari 371 saham, 198 menguat, 101 stagnan, dan 72 terkoreksi. Nilai transaksi saham Rp706 miliar dari 1,16 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing -Rp51,80 miliar dengan aksi jual asing Rp258,99 miliar dan aksi beli asing Rp207,18 miliar.
Sementara itu, pasar Asia dibuka bervariasi karena investor sednag mencerna hasil perdagangan pekan lalu dan jumlah data pekerja AS. Melansir CNBC, Senin (7/5/2018), patokan Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,45%. Topix diperdagangkan lebih rendah sebesar 0,32% karena kerugian di sektor keuangan dan teknologi.
Indeks Hang Seng Hong Kong lebih tinggi sebesar 0,05%, karena keuntungan di sektor energi. Shanghai naik tipis 0,32% dan komposit Shenzhen berkurang 0,63%. Bursa Australia, S&P/ASX 200 Australia naik 0,48% berkat sektor material, energi, dan keuangan yang naik 0,29%.
(ven)
Lihat Juga :