IHSG Sesi Pagi Dibuka Turun Tipis, Bursa Asia Kehilangan Tenaga
Rabu, 09 Mei 2018 - 09:42 WIB
IHSG Sesi Pagi Dibuka Turun Tipis, Bursa Asia Kehilangan Tenaga
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan, Rabu (9/5/2018) dibuka turun tipis untuk melanjutkan tren negatif sejak kemarin. Bursa saham Tanah Air pagi ini lebih rendah 31,63 poin atau 0,55% ke level 5.743,08.
Sebelumnya, IHSG kemarin berakhir melemah 110,38 poin alias 1,88% ke level 5.774,72. Melemahnya indeks sudah terpantau sejak awal, dengan dibuka turun 22,32 poin atau 0,38% ke level 5.862,78.
Pagi ini sektor saham dalam negeri bergerak variatif dipimpin kejatuhan terdalam sektor aneka industri mencapai 0.97% diikuti industri dasar yang jatuh 0.79%. Sedangkan sektor keuangan mencetak kenaikan tertinggi sebesar 0,69%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp500 miliar dengan 1,22 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp22,35 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp116,54 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp138,89 miliar. Tercatat 121 saham naik, 84 saham turun dan 109 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) meningkat Rp600 menjadi Rp68.400, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) bertambah Rp175 menjadi Rp7.500 serta PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) naik Rp75 ke posisi Rp1.700.
Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) menyusut Rp225 menjadi Rp8.500, PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp100 menjadi Rp6.850 dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) kehilangan Rp100 di posisi Rp6.275.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia kehilangan tenaga pada perdagangan sesi pagi setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat (AS) bakal menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran. Sebagian besar pasar membukukan sedikit penurunan dalam perdagangan pagi.
Nikkei Jepang turun 0,37 %, karena sebagian besar sektor diperdagangkan pada teritori negatif, meskipun kenaikan terlihat di sektor minyak dan pertambangan. Di tempat lain, indeks Kospi Korea Selatan turun 0,14%.
Pasar saham daratan China juga bergerak tak tentu arah. Indeks Hang Seng di Hong Kong cenderung mendatar untuk lebih tinggi 0,01%. Di tengah perdagangan sideways, sektor energi meningkat 1,49% di pagi hari karena CNOOC naik 1,66%.
Komposit Shanghai tergelincir 0,21% dan komposit Shenzhen mereda pada sekitar level yang sama. Bursa saham Australia menyusut 0,17% usai terbebani penurunan subindex keuangan. Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,13% dalam perdagangan Asia sesi pagi.
(akr)
Sebelumnya, IHSG kemarin berakhir melemah 110,38 poin alias 1,88% ke level 5.774,72. Melemahnya indeks sudah terpantau sejak awal, dengan dibuka turun 22,32 poin atau 0,38% ke level 5.862,78.
Pagi ini sektor saham dalam negeri bergerak variatif dipimpin kejatuhan terdalam sektor aneka industri mencapai 0.97% diikuti industri dasar yang jatuh 0.79%. Sedangkan sektor keuangan mencetak kenaikan tertinggi sebesar 0,69%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp500 miliar dengan 1,22 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp22,35 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp116,54 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp138,89 miliar. Tercatat 121 saham naik, 84 saham turun dan 109 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) meningkat Rp600 menjadi Rp68.400, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) bertambah Rp175 menjadi Rp7.500 serta PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) naik Rp75 ke posisi Rp1.700.
Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) menyusut Rp225 menjadi Rp8.500, PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp100 menjadi Rp6.850 dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) kehilangan Rp100 di posisi Rp6.275.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia kehilangan tenaga pada perdagangan sesi pagi setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat (AS) bakal menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran. Sebagian besar pasar membukukan sedikit penurunan dalam perdagangan pagi.
Nikkei Jepang turun 0,37 %, karena sebagian besar sektor diperdagangkan pada teritori negatif, meskipun kenaikan terlihat di sektor minyak dan pertambangan. Di tempat lain, indeks Kospi Korea Selatan turun 0,14%.
Pasar saham daratan China juga bergerak tak tentu arah. Indeks Hang Seng di Hong Kong cenderung mendatar untuk lebih tinggi 0,01%. Di tengah perdagangan sideways, sektor energi meningkat 1,49% di pagi hari karena CNOOC naik 1,66%.
Komposit Shanghai tergelincir 0,21% dan komposit Shenzhen mereda pada sekitar level yang sama. Bursa saham Australia menyusut 0,17% usai terbebani penurunan subindex keuangan. Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,13% dalam perdagangan Asia sesi pagi.
(akr)