Inflasi Mei 2018 Capai 0,21% Seiring Kenaikan Harga Komoditas

Senin, 04 Juni 2018 - 11:42 WIB
Inflasi Mei 2018 Capai...
Inflasi Mei 2018 Capai 0,21% Seiring Kenaikan Harga Komoditas
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi pada Mei 2018 yang sebesar 0,21%. Hal ini terjadi karena perkembangan harga komoditas pada Mei 2018 secara umum menunjukkan adanya peningkatn.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, dari inflasi 0,21% selama Mei 2018, maka inflasi tahun kalendernya dari Januari hingga Mei 2018 adalah sebesar 1,30%. Sementara inflasi dari tahun ke tahun (year on year) adalah sebesar 3,23%.

"Perkembangan harga berbagai komoditas pada Mei 2018 secara umum menunjukkan adanya peningkatan. Hasil pemantauan BPS di 82 kota pada Mei 2018 ini terjadi inflasi sebesar 0,21%," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Dari 82 kota yang dipantau BPS, sambung dia, 65 kota mengalami inflasi dan 17 kota mengalami deflasi. Adapun inflasi tertinggi terjadi di Tual yaitu sebeasr 1,88% dan terendah di Purwokerto dan Tangerang masing-masing sebesar 0,1%. "Sementara deflasi tertinggi di Pangkal Pinang -0,99% dan Pematangsiantar -0,001%," imbuh dia.

Jika dibanding inflasi Lebaran pada 2017 dan 2016, pria yang akrab disapa Kecuk ini menilai bahwa inflasi pada Mei 2018 ini jauh lebih rendah. Sebab, pada Lebaran tahun lalu inflasinya mencapai 0,39% dan pada 2016 sebesar 0,66%.

"Jadi ini (inflasi Mei 2018) masih jauh lebih baik. Kita harap inflasi tetap terkendali sesuai target yang ditetapkan. Secara yoy, angka 3,23% jauh lebih rendah karena 2017 itu 4,33% dan pada 2016 3,33%," tandasnya.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yakni kelompok bahan makanan sebesar 0,21% serta kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,31%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,19%.

Selanjutnya kelompok sandang sebesar 0,33%; kelompok kesehatan sebesar 0,21%; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,09% dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,18%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Usai Deflasi Beruntun,...
Usai Deflasi Beruntun, Bulan Oktober 2020 Kembali Inflasi 0,07%
BPS Catat Inflasi 0,28...
BPS Catat Inflasi 0,28 Persen pada November 2020
Inflasi September 2025...
Inflasi September 2025 Capai 0,21%, Berikut Komoditas Pendorongnya
BPS: Deflasi Juni Cetak...
BPS: Deflasi Juni Cetak Rekor Tertinggi Perdana di 2021
Deflasi Kembali Terjadi...
Deflasi Kembali Terjadi di Agustus 2020, BPS Catat Sebesar 0,05%
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
55 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved