Rusia-China Tandatangani Sejumlah Kontrak Besar Nuklir

Senin, 25 Juni 2018 - 20:23 WIB
Rusia-China Tandatangani...
Rusia-China Tandatangani Sejumlah Kontrak Besar Nuklir
A A A
BEIJING - Eksekutif nuklir Rusia dan China menandatangani paket kontrak terbesar dalam sejarah kerja sama nuklir antarkedua negara pada Shanghai Cooperation Organization Summit.

Paket kontrak kerja sama ini terdiri dari empat kesepakatan visioner, yaitu konstruksi 4 unit reaktor tipe Gen 3+ VVER-1200 (berlokasi di Xudabao dan Tianwan), kerja sama dalam proyek percontohan reaktor cepat tipe CFR-600, dan pasokan RITEG (Radioisotope Thermoelectric Generator) untuk program eksplorasi ke bulan yang dilakukan oleh China.

"Rusia dan China adalah pemimpin energi nuklir dunia di bidang industri. Penandatanganan kesepakatan ini merupakan konfirmasi terbaik dari kerja sama kami dengan mitra-mitra kami di China," ungkap CEO Rosatom Alexey Likhachev dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Senin (25/6/2018).

Likhacev mengatakan bahwa setelah kerja sama jangka panjang dengan mitra-mitra dari China tersebut, yakni China’s Atomic Energy Authority, National Energy Administration, dan China National Nuclear Corporation (CNNC), pihaknya telah menciptakan tingkat kepercayaan yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

"Oleh karena itu, kami mengembangkan kerangka kerja untuk desain dan konstruksi bersama di pabrik nuklir Tianwan oleh spesialis dari Rusia dan China. Kami secara bersama-sama akan terus membangun unit-unit Gen 3+ yang termodern di China," ujarnya.

Selain itu, kedua belah pihak telah sepakat memulai pembangunan unit daya untuk VVER-1200 di pabrik nuklir greenfield. Dua kesepakatan pertama yang ditandatangani merupakan kesepakatan untuk pembangunan 4 unit baru, dua unit di pabrik nuklir greenfield di Xudabao dan dua lagi di Tianwan (unit 7 dan 8).

Sebanyak 4 unit ini akan mengutamakan reaktor tipe Gen3+ VVER-1200 terbaru. Reaktor, serta semua peralatan yang dibutuhkan, akan dikembangkan dan dipasok ke pulau nuklir oleh Rusia.

Kesepakatan ketiga mengenai pasokan peralatan, bahan bakar, dan layanan untuk proyek percontohan reaktor cepat tipe CFR-600 yang dikembangkan oleh CNNC.

Terakhir, ditandatangani juga kesepakatan untuk penyediaan unit panas radionuklida (UHR) yang digunakan sebagai bagian generator termoelektrik radioisotop untuk peralatan listrik dalam program luar angkasa China, yang khusus digunakan untuk eksplorasi ke bulan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kapan RI Mencicipi Energi...
Kapan RI Mencicipi Energi Nuklir? Ini Jawabannya
Menilik Potensi Tenaga...
Menilik Potensi Tenaga Nuklir RI, PLTN Bisa Beroperasi hingga 80 Tahun
Mahalnya Pembangunan...
Mahalnya Pembangunan Reaktor Nuklir, Ini Perkiraan Biayanya
Pentagon Diam-diam Kembangkan...
Pentagon Diam-diam Kembangkan Reaktor Nuklir Portabel Mini
Arab Saudi Dorong Penggunaan...
Arab Saudi Dorong Penggunaan Energi Nuklir Secara Damai
Badan Nuklir UEA Izinkan...
Badan Nuklir UEA Izinkan Operasional Unit Kedua PLTN Barakah
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
55 menit yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
1 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
2 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
5 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved