Mayoritas Warga AS Setuju Penanganan Ekonomi yang Dilakukan Trump

Selasa, 26 Juni 2018 - 22:39 WIB
Mayoritas Warga AS Setuju...
Mayoritas Warga AS Setuju Penanganan Ekonomi yang Dilakukan Trump
A A A
NEW YORK - Salah satu media kenamaan Amerika Serikat, CNBC mengadakan survei mengenai kinerja ekonomi Presiden Donald Trump. Dan hasil survei menunjukkan lebih dari separuh warga negara AS setuju dengan penanganan ekonomi yang dilakukan Trump, karena berdampak pada tumbuhnya tingkat pekerjaan.

Sebanyak 54% warga menyatakan ekonomi AS sangat baik di era Trump. Ini merupakan jajak pendapat tertinggi yang dicatat oleh CNBC dalam survei 10 tahun terakhir. Dan pandangan positif terhadap ekonomi AS era Trump telah melonjak 20 poin sejak ia memenangkan pemilihan presiden.

Menariknya, untuk pertama kalinya, jajak pendapat yang dilakukan CNBC ini menyatakan warga Amerika mengatakan ekonomi sangat baik, berbeda dengan periode-periode presiden sebelumnya yang mengatakan ekonomi buruk.

Hasil survei menunjukkan bahwa kontroversi yang baru-baru ini dilakukan Trump soal pemisahan anak-anak imigran dari orang tua mereka, larangan terhadap imigran gelap, dan kebijakan di perbatasan tidak banyak berpengaruh terhadap tingkat kesetujuan warga atas penanganan ekonomi yang telah dilakukan.

Jajak pendapat ini dilakukan terhadap 800 orang dewasa di seluruh AS, dengan margin kesalahan plus atau minus 3,5. Survei ini dilakukan pada 16-19 Juni 2018 lalu. Padahal jajak ini dilakukan saat cerita atas pemisahan anak-anak imigran dari orang tua mereka mendominasi berita.

"Mayoritas warga begitu setuju dengan penanganan ekonomi yang dilakukan meski ada kebijakan imigrasi presiden yang tidak disukai beberapa orang. Tapi sulit untuk mengubah pandangan mereka untuk tidak setuju atas penanganan ekonomi yang dilakukan," ujar Micah Roberts, ahli strategi opini publik kepada CNBC, Selasa (26/6/2018).

Tingkat kesetujuan warga negara AS atas penanganan ekonomi yang dilakukan Trump selaras dengan pertumbuhan ekonomi Negeri Abang Sam yang lebih tinggi dibanding era Obama. Bahkan tingkat pengangguran di AS era Trump mendekati level terendah 20 tahun, dan diyakini sebagai momentum untuk meraih pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

Angka persetujuan ekonomi presiden ini juga mendapat apresiasi dari Partai Demokrat. Peneliti dari Hart Research Associates Jay Campbell mengatakan ada sejumlah basis Demokrat yang mau mengakui bahwa ekonomi AS membaik di era Trump dan memberi poin untuk itu. “Sekitar 30% orang Demokrat setuju dengan penanganan ekonomi oleh Trump meski sebagian besar masih tidak setuju,” ujarnya.

Sedangkan kaum Republik memberi tingkat kesetujuan ekonomi presiden sebesar 96% dan 85% untuk total kebijakan keseluruhan. Kemenangan bagi Trump disebabkan pemotongan pajak untuk individu dan perusahaan serta negosiasi ulang perdagangan bebas.

Untuk masalah politik dan luar negeri, sebanyak 58% responden setuju dengan negosiasi yang dilakukan Trump dengan Kim Jong Un dari Korea Utara. Dan 45% warga setuju dengan pengenaan tarif tambahan oleh Trump terhadap produk-produk impor China berbanding 38% yang tidak setuju.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Presiden AS Trump Hadiri...
Presiden AS Trump Hadiri Perayaan Hari Veteran di Pemakaman Nasional Arlington
Profil Calon Presiden...
Profil Calon Presiden Donald Trump
Dihadiri Pendukung Presiden...
Dihadiri Pendukung Presiden AS Donald Trump, Unjuk Rasa Anti Trump Berlangsung Memanas
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Telinga Kanan Diperban,...
Telinga Kanan Diperban, Mantan Presiden AS Donald Trump Hadiri Konvensi Nasional Partai Republik
Pendukung Trump Kembali...
Pendukung Trump Kembali Gelar Aksi Menolak Hasil Pilpres AS di Washington
Berita Terkini
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
28 menit yang lalu
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
1 jam yang lalu
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
1 jam yang lalu
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
11 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
12 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
12 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved