Ridwan Kamil Minta Koperasi di Bandung Berbasis Digital

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:38 WIB
Ridwan Kamil Minta Koperasi...
Ridwan Kamil Minta Koperasi di Bandung Berbasis Digital
A A A
BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meminta koperasi di Bandung bertransformasi dari manajemen konvensional menjadi berbasis digital, agar bisa bersaing dengan perusahaan lainnya.

"Kalau mau sukses, koperasi harus mengikuti perkembangan zaman. Jangan ada anggapan perusahaan non koperasi canggih-canggih, tapi koperasi jadul. Manajemennya harus (bertransformasi) digital atau online," kata Ridwan Kamil, Minggu (22/7/2018).

Menurut dia, bila manajemen koperasi masih jadul atau konvensional, daya saing koperasi akan kurang maksimal. Apalagi di tengah persaingan bisnis yang kian ketat. Transformasi koperasi akan mengurangi kemungkinan tersingkirkan dari persaingan usaha.

"Karena koperasi sebenarnya cara ekonomi yang paling bagus. Ekonomi merata. Tidak ada yang kaya sendiri. Tidak ada miskin yang ditinggalin sendirian. Semua berdaya bersama. Koperasi dimiliki bersama. Berbeda dengan PT yang dimiliki sebagian orang," tegas dia.

Di Kota Bandung, dari 2.500 koperasi, hanya sekitar 570 koperasi yang aktif. Sisanya mati suri. Kondisi itu mustinya menjadi evaluasi bagi koperasi, mencari terobosan agar bisa bersaing.

Lanjut dia, walaupun dirinya akan menduduki posisi Gubernur Jawa Barat, namun dia akan memantau dan menitipkan agar koperasi di Bandung mendapat perhatian. "Saya titip 5 tahun ke depan, jadikan koperasi di Bandung koperasi digital paling canggih. Dari administrasi, penjualan dan lainnya. Bagaimana (koperasi) memiliki website, terima pesanan online dan bikin aplikasi untuk produknya," imbuh Emil.

Sehingga Emil berpesan, jangan sampai, tingginya transaksi online di Kota Bandung yang diperkirakan mencapai 20 juta transaksi per tahun, tidak dinikmati anggota koperasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung Priatna Wirasaputra mengatakan, di Kota Bandung jumlah koperasi yang sehat mencapai 570 unit. Jumlah tersebut naik 16 unit koperasi dibanding tahun 2017.

"Saat ini, total aset koperasi yang aktif di Bandung mencapai Rp13 triliun. Dengan aset sebesar itu, keberadaan koperasi dapat diandalkan untuk kemajuan ekonomi masyarakat," kata Priatna.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Koperasi Pondok Pesantren...
Koperasi Pondok Pesantren Jadi Penggerak Ekonomi Pedesaan
Perlunya Koperasi Bertransformasi
Perlunya Koperasi Bertransformasi
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Digital
MUI dan FORKOPI Sepakat...
MUI dan FORKOPI Sepakat Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Syariah
Sukses Raup Cuan di...
Sukses Raup Cuan di Usia Muda
Berita Terkini
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
24 menit yang lalu
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
39 menit yang lalu
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
56 menit yang lalu
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
1 jam yang lalu
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
2 jam yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
12 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved