Sri Mulyani: Stabilitas Ekonomi Indonesia Masih Terjaga

Selasa, 14 Agustus 2018 - 18:49 WIB
Sri Mulyani: Stabilitas...
Sri Mulyani: Stabilitas Ekonomi Indonesia Masih Terjaga
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, stabilitas perekonomian Indonesia hingga semester I/2018 masih terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,27% yang merupakan pertumbuhan tertinggi sejak 2014.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pertumbuhan ini disumbangkan oleh permintaan konsumsi dan investasi. Selain itu dari kegiatan pemerintah dan juga ekspor, meski impor meningkat.

"Stabilitas ekonomi masih terjaga, inflasi Juli sebesar 3,18%, sehingga kumulatif inflasi 2,18%. Realisasi ini lebih rendah dari 2,60% periode yang sama tahun lalu. Kita punya stabilitas harga baik," ujarnya di Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Sri Mulyani menjelaskan, jika melihat dari lingkungan global muncul dinamika yang cukup tinggi. Nilai tukar rupiah pun terimbas kondisi eksternal tersebut.

Untuk nilai tukar, sampai semester I/2018 berada di level Rp13.855 per USD. Sementara suku bunga rata-rata untuk satu semester masih 4,57%, angka ini lebih rendah dari periode sama tahun 2017 yang mencapai 5,07%.

"Ini suatu pencapaian yang berarti karena suku bunga global naik tajam dan adanya fluktuasi global," katanya.

Selain itu, Sri Mulyani menambahkan, harga minyak mentah per 31 Juli 2018 tercatat USD67 per barel dengan lifting 771 ribu barel per hari atau lebih rendah dari APBN yang 800 ribu barel per hari. Kemudian, lifting gas 1.146 ribu barel setara minyak per hari atau lebih rendah dari APBN yang 1.200 ribu barel setara minyak per hari.

"Dengan kondisi makro itu realisasi APBN sampai 31 Juli 2018 masih sangat positif," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Revisi Proyeksi...
Menkeu Revisi Proyeksi Ekonomi Indonesia 2020 Tumbuh Negatif 2,2-1,7 Persen
Chatib Basri Apresiasi...
Chatib Basri Apresiasi Kejelasan Tim Prabowo dan Sri Mulyani Soal Komitmen Defisit Fiskal di Bawah 3%
Hitung-hitungan Sri...
Hitung-hitungan Sri Mulyani: Ekonomi RI 2020 Minus 1,7%
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 Dipangkas, Menkeu: Lebih Baik dari Malaysia
Ekonomi RI Lebih Baik...
Ekonomi RI Lebih Baik dari G20, Sri Mulyani: Jangan Merasa Krisis Sudah Lewat
Sri Mulyani Ungkap 6...
Sri Mulyani Ungkap 6 Alasan Pembentukan Holding Ultra Mikro
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
11 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved