Perkuat Rupiah, Pemerintah Dongkrak Ekspor Produk BUMN Industri Strategi

Jum'at, 07 September 2018 - 09:48 WIB
Perkuat Rupiah, Pemerintah...
Perkuat Rupiah, Pemerintah Dongkrak Ekspor Produk BUMN Industri Strategi
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkomitmen untuk terus mendorong ekspor produk BUMN yang bergerak di bidang industri strategis. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Adapun BUMN industri strategis yang pada tahun ini berkomitmen mengekspor produknya yakni PT Pindad (Persero), PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT Industri Kereta Api/INKA (Persero), PT Barata Indonesia (Persero) dan PT Dirgantara Indonesia (Persero).

"Komitmen ekspor tersebut akan tetap kami jaga demi mendukung penguatan rupiah. Di sisi lain, ini menjadi kebanggaan, bagaimana produk BUMN diakui oleh dunia," kata Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Pada tahun ini, Pindad memproyeksikan dapat mengekspor produk senjata, munisi dan kendaraan tempurnya ke Thailand, Brunei, Myanmar, Korea Selatan, Prancis serta untuk mendukung misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Nilai yang ditargetkan dalam ekspor ini mencapai Rp78 miliar.

Adapun PT INKA yang telah memiliki kontrak ekspor kereta dengan Filipina dan Bangladesh dengan nilai masing-masing mencapai Rp1,36 triliun dan Rp126 miliar.

Lalu, PT Krakatau Steel menargetkan ekspor baja hot rolled coil ke Malaysia dan Australia akan mencapai Rp907 miliar pada 2018. Serta Barata Indonesia yang akan mengekspor komponen perkeretaapian ke Amerika, Afrika dan Australia dengan target nilai mencapai Rp210 miliar.

"Ada pula PT Dirgantara Indonesia yang berkomitmen ekspor pesawat terbang jenis NC212i ke Filipina dengan nilai PHP 813 juta dan CN235 ke Vietnam dengan nilai USD18 juta," kata Harry.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
3 Perusahaan BUMN Indonesia...
3 Perusahaan BUMN Indonesia Dituduh Pasok Senjata ke Myanmar, Ini Bantahan DEFEND ID
Bangga, PT DI Ekspor...
Bangga, PT DI Ekspor Lagi Pesawat CN235 Senilai Rp354 Miliar
Terkejut Sikap JPU,...
Terkejut Sikap JPU, Kuasa Hukum Minta Hakim Perhatikan Fakta Persidangan
Setelah Pindad, Giliran...
Setelah Pindad, Giliran Jajaran Direksi PTDI Dirombak
KPK Panggil Komisaris...
KPK Panggil Komisaris Utama PT Asabri terkait Kasus PT DI
Azis Syamsuddin Minta...
Azis Syamsuddin Minta Menteri BUMN Dukung PT Pindad dengan Ketersediaan Bahan Produksi
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
10 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
10 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
11 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
11 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
12 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
13 jam yang lalu
Infografis
4 Strategi Pemerintah...
4 Strategi Pemerintah Tekan Lonjakan Kasus Covid-19 Selama Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved