Stok Bawang Merah dan Cabai Melimpah, Petani dan Kosumen Tak Saling Rugi

Sabtu, 15 September 2018 - 14:14 WIB
Stok Bawang Merah dan...
Stok Bawang Merah dan Cabai Melimpah, Petani dan Kosumen Tak Saling Rugi
A A A
JAKARTA - Komoditas bawang merah dan cabai sejak Idul Adha lalu, dikabarkan cukup melimpah stoknya. Kondisi itu membuat harga bawang merah dan aneka cabai turun di pasar ritel dan induk, khususnya di Jakarta.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi IV DPR Rahmat Hamka mengemukakan, diperlukan pengendalian produksi dan pengelolaan distribusi komoditas bawang merah dan cabai sehingga tidak terjadi saling merugikan di antara konsumen dan petani.

"Bahwa para petani kan harus dikelola waktu tanamnya kemudian pemasok produksinya. Pengendalian produksi maksudnya bahwa adanya harga yang pantas dan layak," ujar Rahmat di Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

Sedangkan terhadap konsumen agar harga bawang merah dan aneka jenis cabai tetap terjangkau karena harga yang turun, menurut Rahmat, mulai dilakukannya penataan distribusi pasca produksi dengan cara lain terhadap dua komoditas pertanian tersebut.

Dengan begitu, Ia berharap, setok bawang merah dan aneka jenis cabai tetap terjaga di pasaran untuk konsumsi masyarakat.

Rahmat mengimbau, petani bawang merah dan cabai sudah dapat bersinergi dengan stakeholder atau industri komoditas pertanian tersebut supaya terjamin harga produksi mereka sebab ada penampungnya.

Rahmat beranggapan, saat ini kemampuan pengelolaan dan berproduksinya petani bawang merag dan cabai telah cukup bagus. Hanya diperlukan sedikit lagi manajerial agar muncul angka kewajaran antara petani dan konsumen.

"Jadi petani juga semangat, para konsumen juga masih dapat menjangkau harga dan pabrikan juga mendapat suplai yang relatif stabil," ucap Rahmat.

Rahmat mengatakan, mulai dari pengendalian produksi serta distribusi hingga manajerial komoditas bawang merah dan cabai, memerlukan peranan pemerintah daerah, tidak hanya instansi pusat melalui Kementerian Pertanian.

"Bagaimana petani jangan disuruh berpikir menjual produksinya. Kalau ada 1 unit atau badan yang mengelola produksi dan distribusinya. Sehingga tidak terombang ambing oleh harga," ujar Rahmat.

Rahmat menuturkan, soal pengendalian produksi komoditas pertanian, seperti bawang merah dan aneka jenis cabai, tak bisa hanya dilakukan sepihak saja, misalnya Kementerian Pertanian.

Namun perlu ditunjang dengan regulasi, kebijakan maupun bantuan pertanian kepada petani agar tidak banyak mengeluarkan biaya operasional. Lainnya, kata Rahmat, petani perlu dihimpun dalam suatu wadah supaya bisa ikut menentukan harga, bukan sekadar keinginan pedagang.

Melimpahnya ketersediaan komoditas bawang merah dan cabai di pasaran diketahui juga membuat dampak menurunnya keuntungan pendapatan petani. Kalangan petani di berbagai daerah menganggap bahwa ongkos produksi dan penjualan tak setara.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Panen Mulai Marak, Harga...
Panen Mulai Marak, Harga Bawang Merah akan Kembali Normal
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Bareskrim Bongkar Penyelundupan...
Bareskrim Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang Ilegal, Pengamat: Selaras Asta Cita Presiden
DPR Minta Satgasus Merah...
DPR Minta Satgasus Merah Putih Pantau Jaringan Narkoba Internasional
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved