Harga Minyak Dunia Jatuh Terseret Pelemahan Pasar Saham Global

Selasa, 30 Oktober 2018 - 09:47 WIB
Harga Minyak Dunia Jatuh...
Harga Minyak Dunia Jatuh Terseret Pelemahan Pasar Saham Global
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia jatuh pada perdagangan, Selasa (30/10/2018) terserat, kelanjutan tren pelemahan pasar saham global. Selanjutnya sentimen negatif datang dari tanda-tanda peningkatan pasokan global, meskipun sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap ekspor minyak mentah Iran akan segera diterapkan.

Dilansir Reuters hari ini, harga minyak mentah berjangka Brent untuk bulan depan, diperdagangkan ke level USD76,78 per barel pada pukul 00.40 GMT. Hal ini menandai penurunan mencapai sebesar 56 sen atau setara dengan 0,8% dibandingkan sesi penutupan terakhir.

Sementara harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas Intermediate (WTI) berada di posisi USD66,78 per barel usai menyusut 26 sen atau 0,4% dari sebelumnya. Harga minyak telah terperangkap oleh kemerosotan pasar keuangan yang meluas pada bulan ini.

Ditambah pasar saham kembali terkapar pada awal pekan kemarin, setelah laporan AS merencanakan tarif tambahan senilai USD257 miliar terhadap produk-produk asal China, jika perundingan mendatang antara Presiden Donald Trump dan Xi Jinping gagal untuk mengakhiri perang perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Minyak juga tertekan oleh tanda-tanda meningkatnya pasokan dari produsen top dunia. "Janji Saudi untuk memproduksi minyak sebanyak mungkin, dan kekalahan pasar saham, telah secara tajam mengurangi kekhawatiran tentang penerapan sanksi AS pada 4 November terhadap Iran," kata Ole Hansen, Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank.

Rusia juga telah mengindikasikan akan menyediakan cukup minyak untuk memenuhi permintaan setelah sanksi AS menghantam Iran mulai pekan depan. Dalam sinyal bahwa pasokan minyak masih cukup banyak, meskipun sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran, output minyak mentah dari 3 produsen teratas dunia, Rusia, Amerika Serikat dan Arab Saudi, mencapai 33 juta barel per hari (bpd) untuk pertama kalinya dalam September, seperti ditunjukkan data Refinitiv Eikon.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
24 menit yang lalu
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
1 jam yang lalu
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
2 jam yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
4 jam yang lalu
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
12 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved