BI Sebut Rupiah Masih Undervalued
Jum'at, 28 Desember 2018 - 15:14 WIB
BI Sebut Rupiah Masih Undervalued
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut bahwa nilai rupiah saat ini masih kemurahan atau undervalued jika dilihat dari sisi nilai fundamentalnya.
"Volatiliras rupiah sangat rendah dan terdepresiasi di bawah 7% yakni 6,8% ini sangat rendah yang mana diperdagangkan Rp14.500 per USD. Ini masih undervalued dilihat dari sisi fundamental ekonomi," ujar Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (28/12/2018).
Dia mengatakan, Bank Indonesia akan terus menguatkan rupiah dan menjaga fundamental ekonomi dengan berbagai langkah yang sudah disiapkan. Kendati begitu, Perry mengakui bahwa rupiah masih tetap akan dipengaruhi oleh kondisi ketidakpastian global."Tapi nanti bergerak stabil meskipun ketidakpastian global masih berlanjut," katanya.
"Volatiliras rupiah sangat rendah dan terdepresiasi di bawah 7% yakni 6,8% ini sangat rendah yang mana diperdagangkan Rp14.500 per USD. Ini masih undervalued dilihat dari sisi fundamental ekonomi," ujar Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (28/12/2018).
Dia mengatakan, Bank Indonesia akan terus menguatkan rupiah dan menjaga fundamental ekonomi dengan berbagai langkah yang sudah disiapkan. Kendati begitu, Perry mengakui bahwa rupiah masih tetap akan dipengaruhi oleh kondisi ketidakpastian global."Tapi nanti bergerak stabil meskipun ketidakpastian global masih berlanjut," katanya.
(fjo)
Lihat Juga :