Sektor Startup Nasional Darurat Regulasi

Selasa, 29 Januari 2019 - 00:38 WIB
Sektor Startup Nasional...
Sektor Startup Nasional Darurat Regulasi
A A A
JAKARTA - Investasi di sektor startup nasional sudah membutuhkan aturan main yang baku. Aliran dana investor asing semakin besar karena melihat banyak celah regulasi untuk dimasuki dan berisiko membunuh industri lainnya.

Direktur Eksekutif Institute for Development Economy and Finance (Indef), Enny Sri Hartati, mengatakan sektor startup dan ekonomi digital belum memiliki aturan main. Pemerintah belum belajar sejak konflik transportasi online dan konvensional pecah beberapa waktu lalu ada kebutuhan regulasi yang mendesak.

Regulasi juga dibutuhkan karena investor domestik tidak bisa berkompetisi langsung dengan pemain asing yang nilainya bisa triliunan. "Investor asing memanfaatkan celah regulasi untuk menyasar interlink market melalui startup. Contohnya Gojek dari transportasi online kemudian berkembang ke sektor finansial dan lainnya," ujar Enny di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Dia mengatakan keunggulan investor asing memiliki kemampuan lintas sektor industri dan jaringan yang luas. Hal ini membuat mereka mampu melakukan kalkulasi bisnis secara lebih luas. Hasilnya mereka mampu menarik dana investasi yang jauh lebih besar sehingga tidak mungkin dikalahkan oleh investor domestik.

Sementara, pemain lokal hanya mampu menyuntikkan dana miliaran karena startup juga berisiko dan kemampuan multi sektor industri sangat lemah. "Pemain lokal hanya mampu kalkulasi satu industri saja sedangkan pemain asing bisa kalkulasi lebih luas. Domestik pasti kalah. Tanpa regulasi yang baku sulit mengontrolnya merambah ke segala hal," ujarnya.

Nilai investasi hingga triliunan tentu itu dilihat peluang bagi pelaku bisnis. Jadi ini bukan salah pelaku bisnis, tapi regulator yang tidak menyiapkan aturan mainnya sebelum investasi menjadi berkembang dan liar hingga mematikan usaha lainnya.

"Regulasinya lintas kementerian yang bisa dipimpin oleh Kemenko Perekonomian. Meskipun berat tapi pemerintah harus serius dalam membuat regulasinya," ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Webinar Partai Perindo,...
Di Webinar Partai Perindo, Peneliti Indef Ungkap Pemicu Startup di Indonesia Berangsur Bangkrut
Indef Beberkan Startup...
Indef Beberkan Startup yang Jadi Incaran Investor
Ini Biang Keladi PHK...
Ini Biang Keladi PHK Besar-besaran di Bisnis Startup
Starventure Hadir Berikan...
Starventure Hadir Berikan Bantuan untuk Startup dan Pelaku Bisnis Tahap Awal
Dominasi E-Commerce...
Dominasi E-Commerce di Ekonomi Digital Indonesia
Mantan Director Coca...
Mantan Director Coca Cola Budi Isman Jabat Komisaris Startup Teknologi Logistik Kiriminaja
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved