Unicorn Akan Menjadi Tambang Baru Perekonomian Indonesia

Senin, 25 Februari 2019 - 14:06 WIB
Unicorn Akan Menjadi...
Unicorn Akan Menjadi Tambang Baru Perekonomian Indonesia
A A A
JAKARTA - Perkembangan Revolusi Industri 4.0 bisa membantu perusahaan rintisan (startup) di Indonesia naik kelas ke level Unicorn, perusahaan rintisan yang memiliki valuasi USD1 miliar. Keberadaan unicorn ini akan berpengaruh besar bagi perekonomian, karena bisa menarik investasi lebih besar, termasuk investasi asing dan produk Indonesia bisa bersaing di kancah global.

Karena itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Unicorn Indonesia sebagai tambang emas untuk perekonomian bangsa. "Investasi dan data itu menjadi tambang perusahaan Unicorn. Akan banyak yang investasi ke sana dan ini akan meningkatkan nilai aset kita," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Senin (25/2/2019).

Data merupakan tambang baru di dunia industrial 4.0. Data disamakan sebagai sumber daya atau the new mining. Sekarang orang berlomba-lomba menambang data dari transaksi elektronik konsumen.

"Dulu orang kaya harus kuasai tambang, emas, berlian. Sekarang orang bicara kaya tidak berkaitan dengan sumber daya alam. Tambang itu ada di dalam bumi, tapi tidak ciptakan value added dan butuh investasi. Data sama seperti tambang. Kita bisa punya data dengan tinggal duduk saja. Jadi kemampuan institusi itu sumber tambang baru. Understanding how people behave. How the economic work. Choice being made," terangnya.

Sri Mulyani membahkan data juga menjadi alasan banyak investor mengantre untuk menyuntikkan dana ke perusahaan rintisan bertaraf unicorn yang menerapkan strategi bakar uang. "Karena mereka mau tau tambang itu dan kalau asetnya muncul itulah yang diincar," jelas Sri Mulyani.

Penguasaan data dengan memanfatkan Revolusi Industri 4.0 ini, sudah banyak dimanfaatkan negara maju dalam memperkuat ekonomi mereka. Hal ini juga terbukti dari peringkat pengusaha terkaya di jagat ini, yang sekarang banyak didominasi oleh mereka yang berbisnis di bidang data dan teknologi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Revisi Proyeksi...
Menkeu Revisi Proyeksi Ekonomi Indonesia 2020 Tumbuh Negatif 2,2-1,7 Persen
Chatib Basri Apresiasi...
Chatib Basri Apresiasi Kejelasan Tim Prabowo dan Sri Mulyani Soal Komitmen Defisit Fiskal di Bawah 3%
Ekonomi RI Lebih Baik...
Ekonomi RI Lebih Baik dari G20, Sri Mulyani: Jangan Merasa Krisis Sudah Lewat
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 Dipangkas, Menkeu: Lebih Baik dari Malaysia
Hitung-hitungan Sri...
Hitung-hitungan Sri Mulyani: Ekonomi RI 2020 Minus 1,7%
Sri Mulyani Ungkap 6...
Sri Mulyani Ungkap 6 Alasan Pembentukan Holding Ultra Mikro
Berita Terkini
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
16 menit yang lalu
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
27 menit yang lalu
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
40 menit yang lalu
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
1 jam yang lalu
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
1 jam yang lalu
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
1 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved