Rupiah Sesi Siang Masih Loyo, IHSG Tergelincir ke Zona Merah
Senin, 04 Maret 2019 - 12:46 WIB
Rupiah Sesi Siang Masih Loyo, IHSG Tergelincir ke Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi perdagangan siang, Senin (4/3/2019) terpantau masih loyo meskipun sedikit lebih baik dari sesi pagi tadi. Tren pelemahan rupiah mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ikut tergelicir ke zona merah.
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.120/USD atau masih tak berdaya dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.115/USD. Rupiah turun tipis dengan pergerakan pada kisaran level Rp14.107 hingga Rp14.150/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.126/USD dengan lebih rendah dari penutupan akhir pekan kemarin Rp14.120/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.115-Rp14.155/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih menyusut ke level Rp14.125/USD yang cenderung ambruk dari sesi pagi. Sedangkan dibanding penutupan kemarin, tidak lebih baik.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp14.149/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah terpakar dari posisi sebelumnya Rp14.111/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang tergelicir ke zona merah usai kehilangan 3,75 poin yang setara minus 0,06% ke level 6.496,14 setelah pagi tadi dibuka menguat naik 20,890 poin atau 0,32% menjadi 6.520,77. Sedangkan Jumat, kemarin bursa saham Tanah Air parkir di posisi 6.499,88.
Sektor saham dalam negeri bergerak variatif dengan sektor infrastruktur mengalami pelemahan terdalam sebesar minus 0,56% diikuti kejatuhan sektor keuangan mencapai minus 0,44%. Sementara sektor yang menguat tertinggi yakni pertambangan dengan mencetak kenaikan 1,18%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,51 triliun dengan 7,30 juta saham diperdagangkan pada sesi I hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp173,33 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp807,79 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp634,45 miliar. Tercatat 210 saham naik, 199 turun dan 146 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) serta PT Indospring Tbk (INDS). Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) dan PT Astra International Tbk. (ASII).
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.120/USD atau masih tak berdaya dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.115/USD. Rupiah turun tipis dengan pergerakan pada kisaran level Rp14.107 hingga Rp14.150/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.126/USD dengan lebih rendah dari penutupan akhir pekan kemarin Rp14.120/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.115-Rp14.155/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih menyusut ke level Rp14.125/USD yang cenderung ambruk dari sesi pagi. Sedangkan dibanding penutupan kemarin, tidak lebih baik.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp14.149/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah terpakar dari posisi sebelumnya Rp14.111/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang tergelicir ke zona merah usai kehilangan 3,75 poin yang setara minus 0,06% ke level 6.496,14 setelah pagi tadi dibuka menguat naik 20,890 poin atau 0,32% menjadi 6.520,77. Sedangkan Jumat, kemarin bursa saham Tanah Air parkir di posisi 6.499,88.
Sektor saham dalam negeri bergerak variatif dengan sektor infrastruktur mengalami pelemahan terdalam sebesar minus 0,56% diikuti kejatuhan sektor keuangan mencapai minus 0,44%. Sementara sektor yang menguat tertinggi yakni pertambangan dengan mencetak kenaikan 1,18%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,51 triliun dengan 7,30 juta saham diperdagangkan pada sesi I hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp173,33 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp807,79 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp634,45 miliar. Tercatat 210 saham naik, 199 turun dan 146 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) serta PT Indospring Tbk (INDS). Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) dan PT Astra International Tbk. (ASII).
(akr)
Lihat Juga :