Harga Minyak Dunia Berbalik Melemah Dibayangi Penyusutan Permintaan

Selasa, 05 Maret 2019 - 11:19 WIB
Harga Minyak Dunia Berbalik...
Harga Minyak Dunia Berbalik Melemah Dibayangi Penyusutan Permintaan
A A A
JAKARTA - Harga minyak mentah dunia pada perdagangan, Selasa (5/3/2019) berbalik melemah seiring perkiraan penyusutan pada permintaan bahan bakar. Meskipun upaya pengurangan produksi minyak mentah yang dipimpin Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) masih menawarkan beberapa dukungan.

Dilansir Reuters, hari ini tercatat harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada posisi USD56,30 per barel atau lebih rendah 29 sen yang setara dengan 0,5% dari sesi penutupan sebelumnya. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent turun 31 sen atau 0,5% menjadi USD65,36 per barel.

“Dalam waktu dekat sulit untuk menjadi sangat bullish pada harga minyak. Pasar masih bekerja berdasarkan surplus yang dibangun pada H2 2018, menjaga persediaan komersial OECD tertahan di atas rata-rata lima tahun,” kata analis energi di perusahaan riset ekonomi TS Lombard.

Dan meskipun ada optimisme bahwa Amerika Serikat dan China akan segera mengakhiri perselisihan perdagangan, pertumbuhan permintaan minyak telah berkurang seiring dengan perlambatan ekonomi terutama di Eropa dan Asia. Sementara itu efisiensi bahan bakar meningkat untuk mengurangi pertumbuhan permintaan.

"2018 adalah tahun pertumbuhan permintaan (produk olahan) terlemah sejak 2011," kata Bank of America Merrill Lynch dalam sebuah catatan. Untuk menopang pasar, OPEC telah memimpin upaya sejak awal tahun untuk menahan pasokan sekitar 1,2 juta barel per hari (bpd).

OPEC sendiri akan memutuskan pada bulan April apakah bakal melanjutkan menahan pasokan, tetapi sumber-sumber OPEC mengatakan pekan ini sebuah keputusan kemungkinan akan ditunda hingga Juni, yang berarti pemotongan akan berlanjut setidaknya sampai saat itu.

Pemotongan pasokan yang dipimpin OPEC, serta sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela, datang pada saat yang sama ketika produksi minyak mentah AS mengejar rekor baru, naik lebih dari 2 juta barel per hari (bph) sejak awal 2018 ke atas 12 juta barel per hari untuk pertama kalinya pada bulan Februari.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
1 jam yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
3 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
4 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
6 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
6 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
7 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved