Rupiah Sesi I Terus Tergerus Saat IHSG Ambruk 1,11%

Selasa, 05 Maret 2019 - 12:48 WIB
Rupiah Sesi I Terus...
Rupiah Sesi I Terus Tergerus Saat IHSG Ambruk 1,11%
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi perdagangan siang, Selasa (5/3/2019) masih tertekan usai sulit keluar dari zona merah. Keterpurukan kurs rupiah mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga ikut jatuh hingga 1,11%

Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.141/USD atau tak berdaya dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.125/USD. Rupiah menyusut dengan pergerakan pada kisaran level Rp14.120 hingga Rp14.150/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.143/USD untuk jadi sinyal pelemahan dari penutupan awal pekan kemarin di posisi Rp14.130/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.136-Rp14.154/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih menyusut ke level Rp14.146/USD yang cenderung tipis dari sesi kemarin. Raihan ini memperlihatkan rupiah masih terus bergejolak usai sebelumnya parkir di level Rp14.145/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan pada zona hijau di Rp14.146/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah sedikit membaik dari posisi sebelumnya Rp14.149/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ambruk usai kehilangan -1,11% atau 72,29 poin ke level 6.416,13 setelah tadi pagi dibuka turun 45,590 poin atau 0,703% menjadi 6.442,83 saat bursa Asia lainnya juga tergelincir. Kemarin, bursa saham Tanah Air juga tertekan untuk menyentuh posisi 6.488,42.

Sektor saham dalam negeri hingga siang ini tanpa terkecuali, semua tenggelam dalam jalur negatif dipimpin kejatuhan terdalam sektor properti yang merosot -1,42% diikuti pelemahan sektor consumer -1.41%. Sedangkan sektor keuangan merosot hingga 1,14%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,33 triliun dengan 8,70 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp535,69 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,73 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,19 triliun. Tercatat 123 saham naik, 297 turun dan 107 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI), PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) dan PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP), PT MAP Boga Adiperkasa Tbk. (MAPB) serta PT Waran Seri I Pool Advista Finance Tbk. (POLA-W).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
1 jam yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
3 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
4 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
6 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
6 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
7 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved