Tingkatkan Daya Saing Kemenhub Siapkan Regulasi Kendaraan Bermotor Berstandar Global

Jum'at, 03 Mei 2019 - 21:58 WIB
Tingkatkan Daya Saing...
Tingkatkan Daya Saing Kemenhub Siapkan Regulasi Kendaraan Bermotor Berstandar Global
A A A
SEMARANG - Industri kendaraan bermotor diharapkan dapat tumbuh, cerdas memanfaatkan peluang, dan mampu meningkatkan daya saing untuk masuk ke pasar global. Pemerintah mengupayakan penyiapan regulasi yang mengacu kepada standar global secara intensif.

Demikian dikatakan Direktur Sarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Sigit Irfansyah dalam paparannya ketika mengisi kegiatan Bimbingan Teknis Perusahaan Agen Pemegang Merk dan Importir Umum di Semarang (3/5/2019).

Sigit melanjutkan, tentunya penyusunan regulasi tersebut perlu mendapat dukungan dan kerja sama dari instansi terkait dan pelaku usaha.

Menurutnya untuk menjamin bahwa setiap kendaraan yang diproduksi dan nantinya akan dioperasikan di jalan umum telah memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan maka merupakan kewajiban setiap agen pemegang merek dan importir umum kendaraan bermotor untuk meregistrasikan setiap unit kendaraan yang diproduksi dengan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT).

Saat ini industri automotif nasional tengah menghadapi tantangan besar dalam menghadapi persaingan global, baik itu pasar domestik maupun ekspor. Globalisasi telah menciptakan persaingan dunia usaha yang sangat ketat.

"Daya saing merupakan sebuah kata kunci penentu dalam menghadapi tantangan sekaligus untuk memenangkan persaingan," kata Sigit.

Pembangunan industri automotif ke depan harus diarahkan pada peningkatan daya saing secara fundamental dan berkelanjutan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimiliki secara sinergis dan optimal.

Pembangunan industri automotif yang berdaya saing dan berkelanjutan tersebut terletak pada upaya menggerakkan dan mengorganisasikan seluruh potensi sumber daya produktif dalam rangka menghasilkan produk kendaraan bermotor yang inovatif dan kompetitif sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pasar.

Sigit mengatakan salah satu tantangan yang kita hadapi adalah berkaitan dengan isu energi dan lingkungan. "Apalagi semakin banyak negara di dunia yang concern terhadap isu ini, sehingga membutuhkan transformasi teknologi kendaraan untuk menyesuaikan perubahan tersebut," ucapnya.

Indonesia telah memulai penerapan standar emisi euro 4 untuk mobil penumpang berbahan bakar bensin per 7 oktober 2018 dan akan menerapkannya pada tahun 2021 untuk mesin berbahan bakar solar.

Tantangan lain berkaitan dengan isu teknologi dan keamanan kendaraan yang semakin ketat, industri automotif Indonesia perlu meningkatkan level keamanan kendaraan untuk dapat berkompetisi dengan kendaraan global, terutama untuk pasar ekspor.

Sigit menjelaskan sebagai standar sertifikasi kendaraan di kawasan ASEAN, MRA menjadi salah satu isu penting dalam industri automotif Indonesia terutama untuk mendorong sebagai salah satu sektor unggulan ekspor.

ASEAN MRA bertujuan untuk melakukan harmonisasi standar produk automotif untuk memastikan keamanan, kualitas, dan perlingungan terhadap produk kendaraan yang diproduksi dan beredar di wilayah regional.

ASEAN MRA diharapkan juga meningkatkan daya saing industri komponen automotif di Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan dapat memperluas pasar tidak hanya di kawasan tapi juga menjadikan basis ekspor komponen global.

"Proses standarisasi industri komponen otomotif saat ini juga masih disusun oleh Kementerian Perindustrian dan badan standarisasi nasional," ujarnya.

Selain itu juga dalam menghadapi defisit perdagangan terkait dengan ekspor impor, Indonesia harus bersaing dengan negara lain dalam membuka pasar ekspor. Indonesia yang selalu mengimpor sapi dari Australia, namun tidak dapat mengekspor kendaraan bermotor ke Australia.

"Indonesia harus mampu membuka pasar-pasar ekspor baru dengan meningkatkan pengujian tipe yang mengacu standar global," pungkas Sigit.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenhub Perpanjang...
Kemenhub Perpanjang Sertifikasi Statutoria PT BKI
Antusiasme Warga Ikut...
Antusiasme Warga Ikut Program Mudik Gratis Kemenhub
Menhub Dudy Lepas Keberangkatan...
Menhub Dudy Lepas Keberangkatan Mudik Gratis Kemenhub
Korupsi Pembangunan...
Korupsi Pembangunan Jalan Kereta Api Besitang Langsa!, Mantan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Sebagai Tersangka Korupsi
Kemenhub: Truk Dilarang...
Kemenhub: Truk Dilarang Lintasi Ruas Tol dan Jalan Arteri H-5 Lebaran
Pendaftaran Mudik Gratis...
Pendaftaran Mudik Gratis Kemenhub Tahap Kedua
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
1 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
2 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
4 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
5 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
6 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
7 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved