Tambahan Dua Kapal Antisipasi Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Kalianget

Senin, 13 Mei 2019 - 16:08 WIB
Tambahan Dua Kapal Antisipasi...
Tambahan Dua Kapal Antisipasi Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Kalianget
A A A
SUMENEP - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerahkan dua Kapal Rede untuk operasional dan akan dikelola oleh PT Pelni di Pelabuhan Kalianget Sumenep, Jawa Timur. Penyerahan kapal tersebut untuk antisipasi lonjakan penumpang yang menggunakan kapal pada saat Angkutan Lebaran 1440 H/2019.

Kapal Rede yang baru saja diserahkan kepada Pemda Jawa Timur dan akan dikelola oleh PT Pelni ini mempunyai kapasitas sebanyak 80 penumpang, dua mobil sedang dengan rata-rata muatan kendaraan 10 ton. Kapal tersebut juga mempunyai panjang keseluruhan 24,70 m, lebar 6,30 m dan tinggi 2,20 m.

"Kita tahu bahwa kebutuhan pergerakan pada saat mudik banyak sekali. Menurut laporan Pak Bupati, 350 ribu orang yang tinggal diluar dari Sumenep, oleh karenanya kita ingin mudik kali ini jauh lebih baik dari aspek keselamatan maupun kapasitasnya," ujar Menteri Budi Karya, Senin (13/5/2019).

Lebih lanjut, Menhub Budi mengatakan setelah lebaran, akan ada tambahan satu Kapal Roro yang dikelola oleh ASDP untuk menambah kapasitas penumpang. Selain penyerahan dua Kapal Rede, Menhub bersama dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga melakukan ramp check dan menyapa penumpang Kapal Sabuk Nusantara 92 yang akan berangkat dari pelabuhan Kalianget.

Mereka berdua juga sempat mengunjungi ruang nakhoda dan memberikan semangat kepada pekerja kapal yang sedang mengangkut berang-barang logistik seperti sembako ke kapal. Untuk antisipasi membludaknya jumlah penumpang di Pelabuhan Kalianget jelang Lebaran, Menhub mengusulkan kepada Pemerintah Daerah untuk menyiapkan tenda-tenda. Tenda tersebut digunakan sebagai tempat yang nyaman bagi penumpang untuk menunggu kedatangan kapal.

“Sebab pengalaman di daerah Samarinda, banyak penumpang yang tidak terangkut di kapal, memaksakan diri ikut naik. Dengan adanya tenda besar berkapasitas hingga 500 orang, mereka bisa menunggu jadwal kapal berikutnya di dalam tenda,” jelas Menhub.

Pada tahun 2018 pemerintah juga memberikan hibah kapal pelayaran rakyat 94 unit, dimana sebagian besar pembangunanya dilakukan di Jawa Timur, antara lain lamongan 8 kapal, pasuruan 8 kapal dan banyuwangi 8 kapal.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap-siap! Operasional...
Siap-siap! Operasional Angkutan Barang Saat Mudik Lebaran 2026 Bakal Diperketat
Gapasdap Siap Hadapi...
Gapasdap Siap Hadapi Angkutan Lebaran dan Logistik 2025
Tiket KA Lebaran 1444...
Tiket KA Lebaran 1444 H Bisa Dipesan Mulai 26 Februari 2023
Pemeriksaan Kelaikan...
Pemeriksaan Kelaikan Bus Angkutan Lebaran
Mudik Lebaran 2023,...
Mudik Lebaran 2023, DKI Siagakan 2.258 Bus AKAP dan 170 Cadangan
Pembatasan Angkutan...
Pembatasan Angkutan Barang Selama Mudik Lebaran 2024, Berikut Lokasi dan Jadwalnya
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
3 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
4 jam yang lalu
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
4 jam yang lalu
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
5 jam yang lalu
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved