Kapal Kemenhub Berhasil Atasi Tumpahan Minyak di Sulawesi Utara

Jum'at, 28 Juni 2019 - 13:47 WIB
Kapal Kemenhub Berhasil...
Kapal Kemenhub Berhasil Atasi Tumpahan Minyak di Sulawesi Utara
A A A
BITUNG - Tiga kapal Penjagaan Laut dan Pantai (Sea and Coast Guard) Indonesia milik Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan siang tadi (27/6/2019) berhasil mengevakuasi para penumpang kapal yang terbakar di perairan Bitung sekaligus menanggulangi pencemaran minyak yang diakibatkan oleh kecelakaan kapal tersebut.

3 (tiga) kapal patroli kelas I tersebut yakni KNP. Sarotama, KNP. Gandiwa dan KNP. Kalawai secara bahu membahu menjalankan tugasnya dengan baik sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut serta tumpahan minyak di laut akibat kecelakaan tersebut berhasil teratasi.

Adapun Laporan kecelakaan tersebut diterima oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bitung dan langsung direspon cepat dengan mengirimkan kapal patroli KPLP yang segera memberikan bantuan. Kapal patroli KNP. Kalawai bergerak dan langsung memadamkan api di kapal yang saat itu sedang terbakar. Kapal KNP. Sarotama segera mengambil posisi untuk melepaskan Oil boom guna mencegah meluasnya tumpahan minyak yang dapat mengakibatkan pencemaran sedangkan KNP. Gandiwa melakukan pertolongan bagi korban yang terjatuh di laut.

Begitu sigapnya para petugas di ketiga kapal patroli tersebut, menjadikan seluruh penumpang kapal berhasil dievakuasi dengan selamat dan tumpahan minyak yang terjadi dapat teratasi dengan baik.

Kejadian tersebut merupakan skenario dari latihan pra Marine Poluttion Exercise (Marpolex) tahun 2019 yang dilaksanakan hari ini (27/6) di Bitung, Sulawesi Utara.

Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) atau sea and Coast Guard Indonesia menggelar latihan terakhirnya di perairan pelabuhan Bitung sebagai tahap latihan dan koordinasi terakhir sebelum pelaksanaan kegiatan Marpolex 2019 yang akan digelar bersama antara Indonesia dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut sebagai Sea and Coast Guard Indonesia, Pilipina dengan Philipines Coast Guard dan Jepang dengan Japan Coast Guard di Davao, Pilipina pada tanggal 3 dan 4 Juli 2019.

"Tiga kapal utama yang akan berangkat dan melakukan latihan bersama dengan Philipina adalah KNP. Sarotama yang akan berperan sebagai Oil Response Operation, KNP. Gandiwa sebagai Search And Rescue dan KNP. Kalawai sebagai Fire fighting," ujar Kasubdit Penanggulangan Musibah dan Pekerjaan Bawah Air, Dit. KPLP Een Nuraini Saidah.

Een menambahkan bahwa hari ini ketiga kapal patroli tersebut melakukan latihan bersama di perairan pelabuhan Bitung yang didukung juga oleh Kapal Navigasi KN. Miangas, Kapal Patroli KPLP KNP. Pasatimpo, KNP. Merak, dan beberapa kapal milik KSOP dan Distrik Navigasi Bitung.

"Pada latihan hari ini KN. Miangas Milik Distrik Navigasi Kelas I Bitung menjadi Kapal VIP yang mengendalikan operasi latihan, dan KN. Merak menjadi kapal yang terbakar.

Yang bertindak sebagai Chief Commander dalam latihan ini adalah Capt. Pujo Kurniawan dari Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok yang memberikan komando dari atas kapal KN. Miangas dan dipantau langsung oleh Kepala Pangkalan PLP Tual Alwan Rasyid, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Perak Wawan, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Uban, Nasir serta perwakilan Basarnas.

Proses latihan ini dilakukan dengan sangat teliti dan akurat oleh masing masing unsur, dan memperlihatkan respon cepat dari para petugas kapal patroli KPLP atau Indonesia Sea and Coast Guard. Proses latihan memakan waktu kurang lebih selama tiga jam dan diakhiri dengan sailing pass kapal-kapal yang melakukan latihan melintasi kapal KN. Miangas sebagai tanda latihan pra Marpolex 2019 telas selesai dilaksanakan.

"Evaluasi latihan langsung digelar di ruang rapat Distrik Navigasi Kelas I Bitung bersama semua unsur yang akan melakukan kegiatan Marpolex 2019, dan semua kapal sandar di dermaga Disnav kelas I Bitung. Sesuai rencana semua unsur menjalankan perannya dengan baik dan diharapkan pada saat melakukan kegiatan marpolex di Davao Pilipina juga akan berjalan dengan lancar. Hasil dari evaluasi latihan di perairan pelabuhan Bitung pada hari ini menyatakan bahwa semua unsur kapal yang akan terlibat dalam Maritime Pollution Exercise 2019 di Davao, Pilipina dinyatakan siap untuk menunjukan aksi penanggulangan tumpahan minyak di Davao, Pilipina awal Juli nanti," tutup Een.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenhub Perpanjang...
Kemenhub Perpanjang Sertifikasi Statutoria PT BKI
Antusiasme Warga Ikut...
Antusiasme Warga Ikut Program Mudik Gratis Kemenhub
Menhub Dudy Lepas Keberangkatan...
Menhub Dudy Lepas Keberangkatan Mudik Gratis Kemenhub
Korupsi Pembangunan...
Korupsi Pembangunan Jalan Kereta Api Besitang Langsa!, Mantan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Sebagai Tersangka Korupsi
Kemenhub: Truk Dilarang...
Kemenhub: Truk Dilarang Lintasi Ruas Tol dan Jalan Arteri H-5 Lebaran
Pendaftaran Mudik Gratis...
Pendaftaran Mudik Gratis Kemenhub Tahap Kedua
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
5 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
7 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
8 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
9 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved